Empat Orang Tewas dalam Kebakaran Bromo, Dua Korban Dirujuk ke Surabaya

Newswire
Newswire Jum'at, 16 Oktober 2026 12:27 WIB
Empat Orang Tewas dalam Kebakaran Bromo, Dua Korban Dirujuk ke Surabaya

Foto ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. - Magnific

Harianjogja.com, SURABAYA—RSUD Dr Soetomo Surabaya menangani dua korban kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kedua korban mengalami luka bakar serius saat terlibat dalam upaya pemadaman api di kawasan Gunung Bromo.

Staf Instalasi Hukum, Humas, dan Pemasaran RSUD Dr Soetomo, Adin Niken Primasari, mengatakan kedua pasien tiba di rumah sakit pada Kamis (15/10/2026) malam. Sebelumnya, mereka sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo.

"Kedua pasien tersebut diterima di RSUD Dr Soetomo pada Kamis (15/10) malam setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis di RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo," kata Niken saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (16/10/2026).

Menurut Niken, pasien pertama tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr Soetomo pada pukul 20.45 WIB. Pasien tersebut kemudian menjalani operasi sejak dini hari, dan hingga Jumat proses operasi masih berlangsung.

“Pasien yang pertama diterima di IGD pukul 20.45 WIB. Sudah dilaksanakan operasi pada dini hari dan hingga saat ini masih berlangsung operasinya,” kata Niken.

Sementara itu, pasien kedua diterima pada pukul 21.36 WIB. Pasien tersebut masih menjalani observasi di ruang resusitasi atau RES sebelum mendapatkan tindakan operasi.

“Pasien yang kedua diterima pukul 21.36 WIB. Rencana akan dioperasi, saat ini masih observasi di RES,” ujarnya.

Kedua korban mengalami luka bakar ketika membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di kawasan Gunung Bromo.

Kebakaran Terjadi di Pusung Lingker Probolinggo

Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, kebakaran terjadi di kawasan TNBTS, tepatnya di Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (15/10/2026).

Kabid Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan sebanyak 12 orang berangkat menuju lokasi kebakaran sekitar pukul 09.00 WIB untuk membantu upaya pemadaman.

Mereka terdiri atas petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), dan karyawan hotel yang turut membantu menangani kebakaran di kawasan tersebut.

Namun, situasi berkembang ketika sekitar pukul 13.30 WIB petugas dan sukarelawan menerima informasi bahwa sejumlah orang yang terlibat dalam pemadaman diduga terjebak di sekitar lokasi kebakaran.

Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan enam orang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Empat Orang Meninggal Dunia, Dua Luka Bakar Serius

Dalam perkembangan selanjutnya, jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran tersebut bertambah menjadi empat orang. Adapun dua korban lainnya, yakni Munawi dan Suraji, mengalami luka bakar serius sehingga dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Penanganan terhadap kedua korban luka bakar dilakukan setelah mereka memperoleh perawatan awal di RSUD Tongas. Setibanya di Surabaya, satu korban langsung menjalani operasi, sedangkan korban lainnya masih dalam observasi sebelum tindakan medis lanjutan.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena kebakaran terjadi ketika petugas dan relawan berupaya memadamkan api di kawasan taman nasional.

Polisi Dalami Penyebab Kebakaran Bromo

Polda Jawa Timur masih menyelidiki penyebab kebakaran di kawasan TNBTS tersebut. Polisi juga mendalami rangkaian kejadian yang mengakibatkan sejumlah orang terjebak dan menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Jules Abraham Abast mengatakan penyidik meminta keterangan sejumlah saksi untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai kronologi peristiwa.

Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab kebakaran sekaligus menjelaskan kondisi yang dihadapi petugas dan relawan ketika melakukan pemadaman di kawasan Pusung Lingker.

Sementara itu, dua korban yang mengalami luka bakar serius masih mendapatkan penanganan medis di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online