Polrestabes Semarang Selidiki Kematian Pelajar Diduga Korban Tawuran

Newswire
Newswire Minggu, 11 Oktober 2026 18:37 WIB
Polrestabes Semarang Selidiki Kematian Pelajar Diduga Korban Tawuran

Ilustrasi tawuran./Antara

Harianjogja.com, SEMARANG—Polrestabes Semarang menyelidiki kematian Farel Ferrari Kusuma, 16, pelajar SMP yang ditemukan meninggal dunia dengan luka di kepala di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) dini hari. Polisi mendalami dugaan bahwa peristiwa tersebut berkaitan dengan tawuran.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang, AKP Jumani, membenarkan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka di bagian kepala. Jenazah Farel ditemukan tergeletak di tepi jalan, tepatnya di depan RSU Banyumanik 2, Semarang.

“Korban meninggal dunia dengan luka di bagian kepala,” kata Jumani.

Jumani menjelaskan pihak kepolisian masih mendalami kronologi kejadian untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Dugaan keterkaitan dengan tawuran juga menjadi bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Polisi Periksa Saksi dan Rekaman CCTV

Untuk mengungkap kejadian tersebut, petugas telah meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi penemuan jenazah. Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV guna memperoleh petunjuk mengenai peristiwa sebelum korban ditemukan.

Pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV diharapkan dapat membantu polisi menyusun kronologi kejadian serta mengidentifikasi pihak-pihak yang mungkin mengetahui peristiwa tersebut.

Selain itu, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan medis tersebut dilakukan untuk membantu memastikan penyebab kematian Farel.

Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memperjelas kasus tersebut. Dugaan bahwa kematian korban berkaitan dengan tawuran belum menjadi kesimpulan akhir penyelidikan.

Korban Merupakan Warga Kabupaten Boyolali

Farel Ferrari Kusuma diketahui berasal dari Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Korban tercatat sebagai pelajar di salah satu SMP swasta yang berada di wilayah Gunungpati, Kota Semarang.

Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu dini hari di depan Rumah Sakit Banyumanik 2. Saat ditemukan, remaja berusia 16 tahun itu mengalami luka di bagian kepala dan bersimbah darah.

Lokasi penemuan jenazah berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, kawasan Banyumanik, Semarang. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian untuk mengetahui penyebab kematian dan memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana.

Polrestabes Semarang masih mengandalkan keterangan saksi, pemeriksaan rekaman CCTV, serta hasil autopsi untuk membantu mengungkap kasus ini. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab pasti kematian maupun kronologi lengkap kejadian.

Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan fakta di balik kematian Farel, termasuk menguji dugaan keterkaitannya dengan tawuran. Informasi mengenai peristiwa tersebut akan bergantung pada hasil pemeriksaan dan bukti yang berhasil dikumpulkan oleh petugas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online