Kabut Asap dari Karhutla Indonesia, Malaysia Liburkan Sekolah
Kabut asap akibat karhutla Indonesia membuat Malaysia meliburkan sekolah. Lebih dari 2 juta siswa belajar dari rumah akibat memburuknya kualitas udara.
Perumahan. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan telah mengantongi 5.000 data keluarga prasejahtera yang memenuhi syarat sebagai penerima bantuan program bedah rumah 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan seluruh data penerima bantuan yang telah masuk dipastikan sudah melalui proses verifikasi lapangan atau ground check sehingga dinyatakan layak menerima bantuan renovasi rumah tidak layak huni.
“Yang sekarang sudah clean and clear itu adalah 5 ribu (data keluarga prasejahtera). Sudah dilakukan ground check lapangan, kemudian sudah dipastikan memenuhi syarat,” kata Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin.
Target Bedah 10.000 Rumah Tahun Ini
Pemerintah menargetkan program bedah rumah 2026 menyasar 10.000 rumah tidak layak huni di berbagai daerah di Indonesia. Dari target tersebut, Kemensos masih melakukan pendataan terhadap 5.000 keluarga prasejahtera lainnya agar program dapat berjalan bertahap sesuai sasaran.
“Tinggal 5 ribu (data) lagi. Bertahap semuanya,” kata Saifullah Yusuf.
Mensos menegaskan program bantuan renovasi rumah diprioritaskan bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Menurut Saifullah Yusuf, program tersebut dirancang tidak hanya untuk mendukung pendidikan anak melalui Sekolah Rakyat, tetapi juga memperkuat kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi dan penyediaan hunian layak.
“Di mana anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan dan didukung dengan program-program strategis Presiden yang lain. Salah satunya keluarga atau orang tua dari siswa Sekolah Rakyat dibantu dengan program pembangunan rumah yang tidak layak huni atau dilakukan renovasi agar rumahnya lebih layak huni,” kata Saifullah Yusuf.
Program Bedah Rumah Masuk Skema BSPS
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan program renovasi rumah tersebut menjadi bagian dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dijalankan kementeriannya.
Menteri yang akrab disapa Ara itu mengatakan Presiden memberikan perhatian besar terhadap sektor perumahan, terutama bagi masyarakat yang sudah memiliki rumah tetapi kondisinya belum layak ditempati.
“Bapak Presiden sangat memprioritaskan perumahan dengan menaikkan secara signifikan (anggaran) untuk bedah rumah, yaitu ditujukan bagi rakyat yang sudah punya rumah, tapi belum layak huni,” kata Ara.
Dalam pelaksanaan program bedah rumah tersebut, Kemensos bertugas menyiapkan data calon penerima bantuan. Selanjutnya, pembangunan dan renovasi rumah akan dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berdasarkan data yang telah diverifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kabut asap akibat karhutla Indonesia membuat Malaysia meliburkan sekolah. Lebih dari 2 juta siswa belajar dari rumah akibat memburuknya kualitas udara.
Jean-Paul van Gastel tetap bangga dengan perjuangan PSIM Jogja meski kalah 0-4 dari Persija. Ze Valente menyoroti perbedaan kualitas kedua tim.
Real Madrid menjamu Villarreal pada pekan kedelapan La Liga. Mourinho memburu kemenangan untuk menjaga persaingan di papan atas.
Cristiano Ronaldo terancam skorsing 1–6 bulan setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal. Pengakuannya berpeluang meringankan hukuman.
Sebanyak 34 atlet paralimpik serta 16 pelatih dan ofisial asal Jawa Tengah resmi menjadi bagian tulang punggung kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games
Kirana Larasati membantah terlibat dalam dugaan penipuan investasi emas Rp25 miliar. Ia mengaku telah memutus kontrak dan siap kooperatif.