Laporan Siswi Diduga Diabaikan, Kasus Guru SMP di Wonogiri Didalami
Polisi mengusut dugaan pelecehan seksual guru SMP di Wonogiri yang disebut berlangsung sejak 2013. Dugaan pembiaran sekolah ikut didalami.
Polisi Semarang dugaan penipuan alat bantu dengar palsu pada peserta UTBK SNBT 2026 Undip. Hanya kabel mikrofon tanpa speaker, Kapolsek Tembalang: korban iming. /Istimewa.
Harianjogja.com, SEMARANG—Kepolisian Resor Polisi Semarang mencurigai adanya praktik penipuan dalam kasus penemuan alat bantu yang tertanam di telinga peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Universitas Diponegoro (Undip) pada Selasa (21/4/2026).
Temuan mencurigakan ini langsung ditangani aparat setelah laporan dugaan kecurangan dari peserta berinisial M yang kedapatan membawa perangkat tersebut menjelang ujian dimulai.
Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani, mengungkapkan bahwa peserta mengaku memperoleh alat dari perempuan misterius yang wajahnya tertutup sepenuhnya saat penyerahan di sebuah hotel Semarang.
"Ketemunya di hotel di Semarang waktu dia sedang menginap. Tapi orang yang ngasih alat itu tertutup semua. Jadi dia tidak tahu mukanya juga, yang ngasih itu perempuan," ucap Kristiyastuti saat dihubungi Espos, Rabu (22/4/2026).
Pemeriksaan awal mengungkap perangkat tersebut tidak memiliki fungsi komunikasi seperti handsfree pada umumnya. "Katanya disuruh langsung pakai. Tapi nggak ada speakernya. Kalau handfree kan harusnya ada speaker supaya bisa komunikasi. Ini cuma kabel mikrofon di telinga, tapi tidak ada speaker," terangnya.
Kondisi alat yang hanya berupa kabel mikrofon tanpa speaker atau koneksi ke telepon seluler maupun laptop memunculkan dugaan kuat bahwa peserta justru menjadi korban penipuan.
Kompol Kristiyastuti menegaskan kemungkinan peserta M dijebak dengan iming-iming bantuan lulus ujian melalui alat canggih. "Mungkin pemikiran kita, dia juga ditipu. Bisa jadi diiming-imingi bisa membantu saat ujian, tapi ternyata alatnya tidak berfungsi," tutur Kristiyastuti.
"Terus cara kerjanya gimana? Kemungkinan dia juga menjadi korban penipuan, karena alatnya memang tidak berfungsi," imbuhnya lebih lanjut.
Meskipun ditemukan sebelum peserta memasuki ruang ujian, kasus ini tetap dikategorikan sebagai pelanggaran tata tertib UTBK 2026. Kepolisian hanya memberikan pembinaan kepada M tanpa melanjutkan proses hukum karena tidak ada kerugian langsung bagi pelaksanaan ujian. Kasus dilaporkan ke panitia pusat SNPMB untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme seleksi nasional.
Kapolsek Tembalang juga menyoroti motif peserta yang mengaku belum membayar alat tersebut dan berusaha lulus ujian secara mandiri tanpa sepengetahuan orang tua.
"Dia mengaku belum bayar alat itu. Mungkin pingin lulus gimana caranya tanpa bilang ke orang tua dan merencanakan sendiri. Tapi kok kemarin tidak ada speaker sama handphone atau laptop sebagai alat komunikasi," tukasnya.
Kejadian kecurangan UTBK Undip Semarang dengan alat bantu dengar palsu ini menjadi pelajaran berharga bagi calon mahasiswa untuk menghindari sindikat penipuan yang menargetkan peserta ujian nasional di tengah tingginya persaingan masuk perguruan tinggi negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Polisi mengusut dugaan pelecehan seksual guru SMP di Wonogiri yang disebut berlangsung sejak 2013. Dugaan pembiaran sekolah ikut didalami.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.