Nasib 1.126 Buruh PT Yihong Novatex Indonesia yang Kena PHK Massal Terkatung-katung
Nasib 1.126 buruh PT Yihong Novatex Indonesia masih menggantung usai perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada pertengahan Maret 2025 lalu.
Foto ilustrasi guru. - Foto dibuat oleh Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, CIREBON—Seorang guru honorer di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rizal Nurdimansyah (39), melaporkan dugaan pencatutan identitas setelah namanya tercatat sebagai pembeli mobil mewah Ferrari 458 Speciale Aperta senilai Rp4,2 miliar. Kasus itu kini ditangani polisi setelah Rizal memastikan data kendaraan tersebut memang tercantum atas namanya di Samsat.
Rizal mengaku tidak pernah membeli mobil itu, apalagi dengan nilai miliaran rupiah. Ia khawatir harus menanggung pajak besar dari kendaraan yang sama sekali tidak pernah dimilikinya.
“Saya tidak pernah membeli mobil itu. Tapi nama saya tercatat. Risikonya saya harus bayar pajak yang nilainya ratusan juta,” ujar Rizal, Senin (19/4/2026).
Kasus ini mulai terungkap ketika Rizal menerima telepon dari nomor tidak dikenal pada 2 April 2026. Penelepon meminta data kartu tanda penduduk atau KTP dengan dalih untuk keperluan pembelian kendaraan.
Rizal menolak permintaan itu karena merasa tidak ada kaitannya dengan transaksi kendaraan apa pun. Namun pada 13 April 2026, perangkat desa setempat memberitahu bahwa namanya muncul dalam data kepemilikan kendaraan bermotor.
Ia kemudian mendatangi kantor Samsat untuk mengecek menggunakan nomor induk kependudukan atau NIK. Hasil penelusuran menunjukkan ada tiga kendaraan yang terdaftar atas namanya, terdiri dari dua mobil dan satu sepeda motor.
“Salah satunya Ferrari. Itu jelas bukan milik saya,” katanya.
Merasa dirugikan, Rizal langsung mengajukan pemblokiran kendaraan melalui aplikasi resmi sesuai arahan petugas Samsat. Langkah itu diambil untuk mencegah kewajiban pajak maupun risiko hukum lain di kemudian hari.
Selain soal beban pajak, Rizal juga khawatir kendaraan itu dipakai untuk aktivitas melanggar hukum. Ia menegaskan tidak pernah memberikan data pribadi maupun menandatangani dokumen apa pun terkait transaksi pembelian kendaraan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan, Iptu Abdul Aziz, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan penyidik masih mendalami dugaan pemalsuan identitas.
“Pelapor sudah datang dan membuat laporan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mendalami dugaan pemalsuan identitas,” kata Abdul Aziz.
Polisi kini menelusuri bagaimana data identitas korban bisa dipakai dalam proses registrasi kendaraan, termasuk kemungkinan adanya dokumen palsu atau penyalahgunaan data kependudukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib 1.126 buruh PT Yihong Novatex Indonesia masih menggantung usai perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada pertengahan Maret 2025 lalu.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.