FIFA Buka Peluang 64 Tim di Piala Dunia 2030, Indonesia Bisa Lolos?
FIFA kaji penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Usulan ini bisa buka peluang besar bagi Indonesia lolos ke putaran final.
Para peserta Workshop #NgobroldiMeta yang digelar AMSI bersama Meta di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta pada 9 sampai 10 April 2026/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Workshop #NgobroldiMeta yang digelar AMSI bersama Meta di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta pada 9–10 April 2026 menjadi momentum penting bagi pelaku media digital untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi.
Kegiatan ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan di luar Jakarta dan diikuti oleh 15 pelaku media digital dari wilayah Jawa dan DIY, dengan mengusung tema “Serba-serbi AI: Tantangan dan Kebijakan di Platform Daring”.
Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital, terutama kemunculan Artificial Intelligence (AI), telah mengubah pola kerja di ruang redaksi.
“Ini memang menjadi tantangan bagi pelaku media. Kalau platform digital berubah, maka sudah seharusnya newsroom juga berubah,” ujar Wahyu, dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Ia menekankan pentingnya adaptasi melalui optimalisasi platform digital seperti Meta untuk menjaga distribusi dan keterjangkauan konten jurnalistik.
“Harapannya, melalui acara ini, teman-teman pelaku media nantinya bisa pulang dengan membawa oleh-oleh yang bisa diterapkan untuk pengembangan media masing-masing,” imbuhnya.
Selain itu, pemahaman terhadap kebijakan platform, termasuk standar komunitas, dinilai penting agar media dapat menyusun strategi distribusi konten yang efektif tanpa mengabaikan kualitas.
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan Ketua Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital (KTP2JB) atau Komite Publisher Rights, Suprapto Sastro Atmojo.
Menurutnya, #NgobroldiMeta menjadi bentuk kolaborasi strategis untuk mendukung keberlangsungan industri media, khususnya dalam memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia di platform digital.
“Sehingga perusahaan media, jurnalis, bisa menghasilkan karya jurnalistik yang relevan agar berdampak pada performa perusahaan,” ujar Suprapto.
Pada hari pertama, Kamis (9/4), workshop berlangsung interaktif dengan pembahasan seputar pemanfaatan platform Meta untuk menghasilkan konten yang relevan bagi audiens.
Meta juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara etis, termasuk menjaga akurasi, verifikasi informasi, serta penanganan misinformasi dalam produksi konten.
Standar Komunitas Meta disebut menjadi panduan utama dalam memastikan konten yang diproduksi tetap aman dan bertanggung jawab.
Sementara itu, pada hari kedua, Jumat (10/4), peserta mendapatkan pelatihan praktis terkait penggunaan berbagai tools AI sebagai asisten dalam proses produksi jurnalisme berkualitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku media mampu memanfaatkan teknologi AI secara optimal tanpa meninggalkan prinsip dasar jurnalistik yang mengedepankan akurasi dan kredibilitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIFA kaji penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Usulan ini bisa buka peluang besar bagi Indonesia lolos ke putaran final.
Kung Fu Soccer karya Stephen Chow mencetak pendapatan Rp1,21 triliun dalam dua hari di China. Film penerus spiritual Shaolin Soccer ini sukses besar meski menua
Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 kembali digelar dan memasuki putaran kedua bersamaan dengan ajang Malaysia Superbike Championship
Gelombang panas ekstrem di Eropa tewaskan 10.650 orang dalam sepekan, 9.000 di antaranya lansia. Prancis & Belgia kategori sangat tinggi. Perubahan iklim jadi p
Piala Dunia 2026 mendongkrak popularitas pemain di media sosial. Vozinha dan Erling Haaland disebut meraih jutaan pengikut baru di Instagram berkat penampilan i
Apple menggugat OpenAI atas dugaan pencurian rahasia dagang melalui perekrutan mantan karyawan dan pengumpulan informasi internal untuk pengembangan perangkat.