Trump Pertimbangkan Keluar dari NATO Seusai Konflik Iran

Sunartono
Sunartono Rabu, 01 April 2026 21:57 WIB
Trump Pertimbangkan Keluar dari NATO Seusai Konflik Iran

Donald Trump - Antara

Harianjogja.com, WASHINGTON— Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan tengah mempertimbangkan secara serius kemungkinan negaranya keluar dari NATO setelah aliansi tersebut dinilai tidak memberikan dukungan dalam konflik melawan Iran.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan The Telegraph, saat ditanya apakah keanggotaan Amerika Serikat di NATO akan dikaji ulang pasca ketegangan terbaru di Timur Tengah.

"Oh, ya, saya ingin mengatakan bahwa [itu] sudah jauh kami pertimbangkan lagi," kata Trump.

Ia juga menyebut NATO sebagai "macan kertas", yakni organisasi yang terlihat kuat tetapi dinilai lemah dalam praktiknya. Trump menilai kondisi tersebut turut dipahami oleh Rusia dalam membaca peta kekuatan global.

Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke Iran, termasuk di Teheran, yang memicu kerusakan dan korban jiwa dari kalangan sipil.

Sebagai respons, Iran melakukan serangan balasan ke wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan tersebut, memperuncing ketegangan geopolitik global.

Wacana keluarnya Amerika Serikat dari NATO berpotensi membawa dampak besar terhadap stabilitas keamanan internasional, mengingat peran negara tersebut sebagai salah satu kekuatan utama dalam aliansi militer Barat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online