Cara Sembunyikan Isi Pesan WA di Layar Kunci iPhone & Android
Cara menyembunyikan isi pesan WhatsApp di notifikasi HP iPhone dan Android. Agar privasi tetap aman dan pesan pribadi tak terbaca orang lain. Simak langkah-lang
Ilustrasi rudal Iran.- Frepik
Harianjogja.com, JOGJA—Suasana gemerlap di Dubai yang selama ini dikenal sebagai simbol kemewahan global kini berubah drastis. Ketegangan konflik regional memicu eksodus besar-besaran warga asing dan ekspatriat dari kota tersebut, membuat sejumlah kawasan yang biasanya ramai kini tampak lengang.
Perubahan situasi ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan di kawasan Uni Emirat Arab. Kepergian warga asing dalam jumlah besar memunculkan dampak signifikan bagi kehidupan sosial dan aktivitas ekonomi kota yang selama ini sangat bergantung pada komunitas ekspatriat.
Pemandangan kontras terlihat di kawasan Pantai Jumeirah. Hamparan pantai yang biasanya dipadati wisatawan, terutama dari Inggris, kini tampak sepi. Payung-payung pantai dibiarkan terlipat rapi sementara kursi berjemur kosong tanpa pengunjung.
Situasi serupa juga terlihat di berbagai bar dan tempat hiburan kelas atas di kota tersebut. Musik masih diputar seperti biasa, namun jumlah pengunjung yang datang sangat minim dibandingkan kondisi normal sebelumnya.
Seorang kepala sekolah asal Inggris yang telah lama tinggal di Dubai, John Trudinger, menggambarkan perubahan drastis yang terjadi di kota tersebut.
“Dubai sangat sunyi. Kemewahannya benar-benar telah lenyap,” ujarnya kepada Associated Press.
Ketegangan meningkat setelah serangan menghantam Fairmont The Palm yang berada di kawasan Palm Jumeirah. Insiden tersebut disebut menjadi titik balik yang memicu kekhawatiran warga terhadap stabilitas keamanan di kota tersebut.
Kondisi ini juga memunculkan kesenjangan sosial yang semakin terasa. Kalangan elite dengan cepat membeli tiket untuk meninggalkan kota, sementara banyak pekerja migran dari berbagai negara harus tetap bertahan di tengah ketidakpastian situasi.
Dampak lain yang tidak kalah memprihatinkan adalah meningkatnya jumlah hewan peliharaan yang ditinggalkan pemiliknya. Tempat penampungan seperti K9 Friends Dubai dilaporkan mengalami lonjakan hewan terlantar yang tidak lagi mampu mereka tampung.
Meski gelombang eksodus terjadi, sebagian warga lokal Emirat memilih tetap bertahan. Salah satu pengusaha setempat bernama Tariq menegaskan bahwa masyarakat lokal tidak berniat meninggalkan kota tersebut.
“Ini adalah rumah kami. Dubai telah mengatasi banyak kesulitan sebelumnya,” katanya.
Namun bagi perekonomian kota, situasi ini menjadi tantangan besar. Ekspatriat diketahui mencakup sekitar 90 persen populasi di Dubai, sehingga kepergian mereka memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata, properti, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.
Kekhawatiran ekonomi juga meningkat seiring ancaman gangguan jalur energi global, termasuk potensi blokade di Selat Hormuz yang dapat memperumit prospek pemulihan ekonomi kawasan dalam waktu dekat.
Dengan berbagai tekanan yang muncul, masa depan stabilitas ekonomi dan sosial Dubai kini sangat bergantung pada perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah dalam waktu mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cara menyembunyikan isi pesan WhatsApp di notifikasi HP iPhone dan Android. Agar privasi tetap aman dan pesan pribadi tak terbaca orang lain. Simak langkah-lang
PT Gama Multi Usaha Mandiri resmi meluncurkan Boulevard Coffee & Eatery di Wisma Kagama, Jumat (28/8/2026). Langkah ini menjadi terobosan baru dalam mengintegra
Pemkab Bantul menyiapkan Rp2,4 miliar untuk membangun sekitar 16 sumur bor di wilayah rawan kekeringan melalui APBD Perubahan 2026.
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
Disertasi Abdul Kadir Bubu di FH UII menyoroti ketimpangan relasi rakyat dan DPR serta menawarkan rekonstruksi kedaulatan rakyat.
Telat ganti oli mobil bisa memicu kerusakan mesin, performa turun, overheating, BBM boros, hingga biaya perbaikan membengkak