Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Ilustrasi mobil melewati banjir./Antara
Harianjogja.com, KALSEL—Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, resmi menurunkan status kebencanaan banjir dari tanggap darurat menjadi transisi tanggap darurat menuju pemulihan setelah debit air di sejumlah wilayah mulai menyusut. Langkah ini diambil menyusul perkembangan kondisi terkini yang menunjukkan penurunan genangan di banyak kecamatan.
Pengumuman perubahan status tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, H. Yudi Andrea, dalam rapat koordinasi penanganan banjir yang digelar di Aula Mini Barakat, Martapura, pada Sabtu (17/1/2026). Rapat tersebut dihadiri pimpinan dan perwakilan SKPD terkait, termasuk BPBD, DPMD, Dinsos P3AP2KB, Dinkes, Distan, DPKP, DKISP, BPKPAD, dan sejumlah instansi lainnya.
Yudi menyebutkan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan penurunan debit air di beberapa wilayah terdampak. Meskipun demikian, masih terdapat delapan kecamatan yang mengalami banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Dua kecamatan lainnya, yakni Gambut dan Kertak Hanyar, mulai menunjukkan tren penurunan genangan.
“Kondisi pengungsi juga sudah banyak yang kembali ke rumah masing-masing. Lokasi pengungsian yang kita fasilitasi di Sungai Tabuk dan Aula Dinas Pendidikan sudah ditutup karena pengungsi telah kembali,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dapur umum di sejumlah titik, khususnya di wilayah Sungai Tabuk, juga telah ditarik, meskipun bantuan logistik tetap disalurkan ke desa-desa yang masih membuka dapur umum mandiri.
Pemerintah Kabupaten Banjar menetapkan status Transisi Tanggap Darurat Menuju Pemulihan mulai Senin (19/1/2026). Yudi menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman banjir tahun 2021, masa transisi dapat berlangsung hingga tiga bulan dan berpotensi diperpanjang bila diperlukan.
Pascabanjir, masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi munculnya penyakit seperti diare, penyakit kulit, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Ia menekankan agar warga segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, merinci delapan kecamatan yang masih tergenang dengan kategori sedang hingga tinggi, yaitu Kecamatan Martapura, Astambul, Martapura Timur, Martapura Barat, Sungai Tabuk, dan Cintapuri Darussalam.
Untuk wilayah dengan kategori genangan rendah, meliputi Kelurahan Gambut di Kecamatan Gambut, serta Desa Simpang Empat, Kelurahan Kertak Hanyar I, dan Kelurahan Kertak Hanyar II di Kecamatan Kertak Hanyar, yang hingga kini masih dilakukan pemantauan dan pendataan oleh tim terkait guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.