Korupsi Migas, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Atlet anggar Ramadhanihusayn Abisatyaveda Kurniawan.
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp480 miliar dari APBN untuk pembayaran bonus atlet dan pelatih peraih medali SEA Games Ke-33 Thailand 2025. Bonus tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
Purbaya menegaskan anggaran bonus atlet sudah disiapkan negara dan bukan berasal dari dana pribadi presiden. Alokasi awal sempat mencapai Rp580 miliar, namun setelah penyesuaian anggaran, nilai final ditetapkan sekitar Rp480 miliar yang seluruhnya bersumber dari kas negara.
Bonus diberikan kepada atlet dan pelatih yang berhasil mengantarkan Indonesia melampaui target perolehan medali. Dari ajang SEA Games 2025, Indonesia membawa pulang 333 medali, terdiri dari 91 emas, 154 perak, dan 108 perunggu.
"Dari APBN, dari dana tertentu ya," kata Purbaya usai Konferensi Pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis.
Sebelumnya, Prabowo menjanjikan bonus sebesar Rp1 miliar bagi atlet peraih medali emas pada ajang SEA Games yang berlangsung di Thailand.
Purbaya menegaskan anggaran untuk bonus tersebut memang telah disiapkan pemerintah melalui APBN.
Ia menjelaskan alokasi awal bonus atlet SEA Games sebenarnya mencapai sekitar Rp580 miliar. Namun, setelah melalui penyesuaian, angka final yang disetujui berada di kisaran Rp480 miliar dan seluruhnya bersumber dari kas negara.
Bendahara Negara itu juga menepis anggapan bahwa bonus tersebut berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo. Ia menegaskan sumber anggaran murni berasal dari APBN.
"Emang dari mana? Enggak [uang pribadi Prabowo] lah, dari APBN," ucap dia.
Adapun secara rinci, pemerintah memberikan bonus sebesar Rp465,25 miliar untuk atlet dan pelatih yang membawa medali dari SEA Games Thailand 2025.
Pemberian bonus tersebut secara simbolis diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada para atlet yang menghadiri undangan di Istana Negara Jakarta, Kamis.
Pemberian bonus ini diatur dalam Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan dan Pelatih Olahraga Berprestasi pada Penyelenggaraan South East Asian (SEA) Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.
Indonesia membawa pulang 333 medali dari SEA Games 2025, yang terdiri dari 91 emas, 154 perak dan 108 perunggu. Jumlah itu melebihi target 80 medali emas dari Kemenpora.
Menurut keputusan menteri itu, atlet perseorangan pembawa medali emas mendapatkan Rp1 miliar, ganda mendapatkan Rp800 juta, dan beregu Rp500 juta.
Pelatih perseorangan/ganda mendapatkan emas diganjar Rp300 juta, sedangkan pelatih beregu Rp400 juta. Bonus akan langsung ditransfer ke rekening atlet dan pelatih lewat Bank BRI. Pajaknya dibebankan pada Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Pemberian bonus atlet SEA Games dari APBN menegaskan komitmen negara dalam menghargai prestasi olahraga nasional sekaligus memperkuat motivasi atlet Indonesia di ajang internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.