IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Ilustrasi cuaca buruk./Pixabay
Harianjogja.com, MAGETAN—Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Magetan dan menyebabkan puluhan rumah warga rusak, Rabu (24/12/2025) sore.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat sedikitnya 26 rumah di Kelurahan Kraton mengalami kerusakan ringan dan tiga rumah mengalami rusak sedang. Kerusakan serupa juga melanda belasan rumah di Desa Ronowijayan dengan kondisi genting rontok.
Salah satu warga terdampak, Suprianto, menceritakan bahwa hujan deras mulai turun sekitar pukul 16.00 WIB. Sekitar satu jam berselang, angin kencang mulai menerjang dan merusak bangunan warga yang mayoritas menggunakan material baja ringan dan genting tanah.
“Rumah yang rusak hampir satu RW. Saat itu listrik langsung padam. Banyak atap seng yang tersangkut di kabel listrik,” ujar Suprianto, Kamis (25/12/2025).
Ia menambahkan, sejak Kamis pagi warga telah bergotong royong melakukan kerja bakti untuk membersihkan sisa material bangunan, ranting, dan dedaunan yang berserakan. Petugas BPBD Magetan juga diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan.
Warga lainnya, Tinik, menyebutkan bahwa kerusakan akibat angin kencang tersebar di tiga rukun tetangga (RT), yakni RT 015, RT 016, dan RT 017. Beruntung, ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
“Banyak rumah yang rusak di tiga RT itu. Tidak ada korban jiwa, tetapi warga sempat panik karena genting rumah ambrol menjelang azan Magrib,” ungkapnya.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, merinci bahwa dampak cuaca ekstrem ini tidak hanya terpusat di Kelurahan Kraton.
Angin kencang juga dilaporkan terjadi di beberapa titik strategis, seperti Jalan Raya Karangsono, Jalan Raya Magetan–Madiun, serta wilayah Desa Mantren, Sambirembe, Ronowijayan, Jonggrang, hingga Jalan Raya Parang–Banyudono.
“Dampak kejadian meliputi akses jalan tertutup sebagian hingga total, kabel listrik dan telekomunikasi tertimpa, serta puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang,” jelas Eka.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Warga diminta segera melapor jika menemukan kerusakan atau kondisi membahayakan di lingkungan masing-masing untuk penanganan cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.