Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Mendikdasmen Abdul Muti. /Dok. Muhammadiyah
Harianjogja.com, KUDUS—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menggalakkan penerapan Gerakan Pagi Ceria di sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didik.
"Kegiatan morning assembly atau pagi ceria ini bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Kudus, Jawa Tengah, Selasa, saat mengunjungi SMA Negeri 1 Kudus dalam rangka meninjau pelaksanaan Gerakan Pagi Ceria, Selasa (7/10/2025).
Kegiatan pagi ceria ini dijalankan sebelum kegiatan belajar dimulai. Ada tiga kegiatan utama yaitu senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan berdoa bersama sebelum masuk kelas
Melalui nyanyian Indonesia Raya, Mendikdasmen berharap bisa tumbuh rasa cinta Tanah Air, melalui senam bisa terbangun kebugaran jasmani dan rohani, dan melalui doa ditanamkan nilai spiritualitas dalam diri siswa.
Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari usaha bersama untuk memperkuat pendidikan karakter, selain Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan sejak Desember 2024.
Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat terdiri atas tujuh kegiatan positif yang ditanamkan sejak dini yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.
Ia menegaskan Gerakan Pagi Ceria dan Tujuh Kebiasaan Anak Hebat menjadi bagian dari gerakan nasional penguatan pendidikan karakter dan pembentukan kebiasaan hidup sehat di sekolah.
Kegiatan tersebut bagian dari gerakan baru untuk membangun penguatan pendidikan karakter dan kebiasaan hidup yang sehat. Pemerintah ingin anak-anak Indonesia punya jasmani yang sehat, rohani yang kuat, kemampuan akademik yang baik, dan akhlak yang mulia.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengapresiasi semangat siswa SMA Negeri 1 Kudus yang dinilainya sangat antusias mengikuti kegiatan. Apalagi, SMA Negeri 1 Kudus merupakan salah satu sekolah negeri tertua di Kudus dengan beragam prestasi di bidang akademik, olahraga, dan budaya.
Sebelumnya Abdul Mu'ti juga berinteraksi dengan para siswa. Bila siswa mampu menjawab dengan benar, siswa mendapatkan hadiah tas sekolah dan perlengkapan sekolah.
Mendikdasmen juga mendapatkan hadiah lukisan dirinya dari salah satu siswi. Sedangkan siswa lainnya menyumbangkan lagu karya Iwan Fals berjudul Ibu dan Laskar Pelangi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.