5 Calon Manajer KDMP Meninggal saat Ikuti Latihan Militer
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Harimau Sumatra./Bisnis Indonesia-Andi Rambe
Harianjogja.com, KAMPAR—Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) menindaklanjuti laporan warga bertemu tiga ekor harimau di Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar dengan menurunkan tim ke lokasi.
Kepala BBKSDA Riau Supartono mengatakan penugasan tim gabungan ini untuk melakukan verifikasi dan memastikan kebenaran informasi tersebut.
Laporan warga berjumpa dengan satwa yang diduga harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di area kebun sawit milik mitra PT Flora Wahana Tirta.
"Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari BBKSDA, kepolisian, dan pemerintah desa langsung turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi awal,” katanya, Minggu (5/10/2025).
Setelah dilakukan pengukuran lokasi tersebut diketahui berjarak sekitar 45 kilometer dari kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling. Tempat tersebut habitat alami harimau sumatera.
Setibanya di lokasi, tim mewawancarai tiga pelapor, yakni Hendri Gule, Rito Widodo, dan Andri Miko, yang mengaku melihat tiga ekor harimau pada 28 September 2025 sekitar pukul 18.00 WIB. Menurut keterangan mereka, satu harimau berukuran dewasa dan dua lainnya masih anakan.
"Namun karena panik dan takut, warga tidak sempat mengambil foto atau dokumentasi lain,” kata Supartono.
Ia mengatakan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh oleh tim gabungan, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan harimau, seperti jejak kaki, cakaran, atau kotoran.
Meski begitu, ucapnya, tim gabungan tetap meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada warga agar waspada.
Sebagai langkah antisipatif, tim BBKSDA memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat serta pihak perusahaan. Warga diminta tidak beraktivitas sendirian di kebun, terutama setelah pukul 17.00 WIB dan sebelum pukul 07.00 WIB.
“Pihak PT Flora Wahana Tirta juga diimbau untuk memasang papan peringatan di area yang dilaporkan sebagai lokasi kemunculan harimau,” ujar Supartono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Kolaborasi Purana dan Puragraph di Jogja ubah lukisan Abundance jadi busana artistik, hadirkan konsep “livable art” yang unik.
DPUPKP Sleman targetkan proyek jalan dan jembatan mulai akhir Juni 2026, total 14 paket pekerjaan disiapkan.
Gubernur Jateng dorong desa jadi pemasok Program MBG, libatkan BUMDes dan koperasi untuk perkuat ekonomi lokal.
Korban gempa Venezuela capai 1.430 jiwa, lebih dari 300 gempa susulan terjadi, ribuan warga luka dan kehilangan tempat tinggal.
Gunung Semeru erupsi 4 kali, kolom abu capai 1.000 meter. Status siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.