Korupsi Migas, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Pelaksanaan inkubasi bisnis melibatkan pemuda. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pemilik start up muda yg mengikuti kegiatan inkubasi bisnis kawula muda merasakan manfaat dengan mendapatkan banyak pengalaman dan saling bertukar ide. Bukan sekadar berburu investor, para pelaku usaha muda ini menjadi lebih matang dalam mempersiapkan bisnisnya.
Salah satu peserta Candra Saputra mengakui manfaat program tersebut. Melalui tahapan ia berhasil lolos ke level 3 lewat usahanya berjualan barang elektronik bekas area DIY dan Jawa Tengah. Salah satunya bagaimana memahami seorang pebisnis harus mampu memanajemen dengan baik. Bahkan ia baru menyadari bahwa pebisnis itu berbeda dengan pedagang.
"Usaha saya itu jual beli elektronik barang bekas, di rumah ada yang menyarankan agar saya juga belajar reparasi agar untungnya lebih banyak. Tetapi dari mengikuti inkubasi ini, saya jadi paham kalau saya harus bekerja dalam tim dan saya harus fokus ke manajemen, untuk reparasi biar dilakukan orang lain di tim saya, karena itu bedanya pebisnis dan pedagang," katanya, Senin (22/9/2025).
Peserta lainnya Yudi Mustafirin menambahkan salah satu semangatnya untuk terus mengikuti tahapan inkubasi bisnis hingga level 3 yaitu harapan untuk bisa mengembangkan bisnisnya. Ia memiliki usaha minuman kelapa muda akan tetapi dikemas dalam gelas yang dijual seperti layaknya kopi keliling. Kemasan itu telah disiapkan dari rumah sehingga di lokasi penjualan ia tak perlu lagi menyiapkan penyajian. Dalam dua jam ia mampu menjual sebanyak 200 cup.
"Nah kami berharap ketika nanti ada yang tertarik untuk menjadi investor, kami akan menambah unit untuk berjualan keliling lagi. Mungkin ini pertama di DIY usaha minuman kelapa muda dikonsep seperti kopi keliling yang kekinian," ujarnya.
Pendamping Inkubasi Bisnis Kawula Muda Bio Hadikusuma mengatakan pada level 3 ini memang para peserta benar-benar diuji daya tangguhnya dalam berbisnis. Ia memberikan bekal agar para pelaku usaha muda ini lebih matang dalam mengembangk bisnisnya. Salah satu dalam menyiapkan SOP dalam memberikan layanan kepada konsumen.
"Di level ketiga ini sudah tersaring hanya tersisa 35 anak, mereka berasal dari alumni SMA/SMK 16 anak dan pelajar SM/SMK ada 19 anak. Kami berharap mereka bisa mengembangkan bisnisnya dan ke depan bisa menciptakan lapangan kerja," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.