Hizbullah Klaim Luncurkan 20 Serangan ke Tentara Israel
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Paniti menunjukkan jersey Batik City Run 2025. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Perindustrian melalui Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) akan menggelar Batik City Run 2025 dijadwalkan pada 12 Oktober 2025 mendatang di Kota Jogja.
Kegiatan ini sekaligus sebagai penanda dimulainya puncak kegiatan Hari Batik Nasional (HBN) 2025 sekaligus menyambut pengukuhan Jogja sebagai Kota Batik Dunia pada 18 Oktober.
Kepala BBSPJIKB Jonni Afrizon menjelaskan kegiatan itu untuk mengenalkan batik kepada masyarakat dengan harapan batik tidak hanya digunakan untuk acara resmi saja namun juga aktivitas lain seperti olahraga. Selain itu sebagai jembatan agar generasi muda lebih dekat dengan batik melalui aktivitas lari yang saat ini sedang tren kalangan anak muda.
BACA JUGA: Tak Sekadar Pakaian, Batik Bisa Jadi Alat Perlawanan
Kegiatan olahraga tersebut sekaligus sebagai upaya untuk menyatukan gaya hidup sehat dengan kecintaan terhadap batik. "Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, melihat batik bukan hanya busana formal, tetapi bagian dari identitas sehari-hari yang bisa tampil keren, modern membanggakan ke dunia internasional,” katanya Selasa (9/9/2025).
Selain itu harapannya dapt menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan batik sebagai warisan budaya takbenda yang diakui UNESCO. Ia optimistis langkah kecil tersebut dapat memberi dampak besar dalam menjaga keberlangsungan batik Indonesia di masa depan.
"Mengapa kita menggelarnya di Jogja karena kami ingin mengundang orang lebih banyak datang ke Jogja, melihat Jogja sebagai kota warisan dunia dengan batiknya sudah terkenal," ucapnya.
Race Director Batik City Run Ricky Kurniawan menambahkan kegiatan ini akan digelar dengan start dan finish di Benteng Vredeburg – Malioboro. Ajang lari ini membuka dua kategori, yakni 5K dan 3K, dengan target sekitar 1.500 peserta yang terdiri dari pelari profesional, komunitas lari, masyarakat umum, serta pelaku industri batik.
"Start akan dimulai dari Vredeburg kemudian ke titik nol ilometer ke timur dan melintasi Jalan Sultan Agung, nanti ada pemberhentian water station di Balai Batik Jalan Kusumanegara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Bermain game berlebihan dapat memicu gangguan tidur, mata lelah, hingga masalah kesehatan mental. Berikut 13 dampaknya.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.