Survei: Kepercayaan Publik kepada Prabowo-Gibran Turun 16,7 Poin
Survei Poltracking mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari 81,5 persen pada Oktober 2025 menjadi 64,8 persen pada Oktober 20
Sejumlah truk pengangkut prajurit dan kendaraan taktis disiagakan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (1/9/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Harianjogja.com, JAKARTA - Untuk mengantisipasi adanya demo susulan pada 1 September 2024 ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membangun tenda-tenda prajurit hingga menyiagakan kendaraan taktis (rantis) untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa lanjutan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.
Sejumlah tenda itu tampak terpasang di area belakang Gedung Nusantara atau "gedung kura-kura" yang merupakan gedung utama kompleks parlemen. Di area tersebut juga sudah bersiaga belasan truk pengangkut prajurit hingga rantis Pindad Anoa milik TNI.
"Ada (prajurit TNI AD siaga). Kan ada 500 orang dari awal. Semua lengkap," kata Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat hendak menghadiri rapat bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.
BACA JUGA: Disdikpora Bantul Imbau Siswa Tidak Ikut Demo 1 September
Selain itu, aparat Brigade Mobil (Brimob) Polri juga memasang sejumlah tenda di area belakang kompleks parlemen. Mereka pun sudah bersiaga dengan perlengkapan pelindung dan pengurai massa.
Maruli pun berharap situasi nasional bisa berangsur kembali kondusif setelah ada beberapa aksi massa yang berujung kericuhan di Jakarta, termasuk di daerah-daerah lain.
Adapun sejak 25 Agustus 2025, sejumlah massa aksi unjuk rasa memadati kompleks parlemen untuk menyampaikan tuntutan, yang salah satunya soal penghapusan tunjangan fantastis bagi anggota DPR RI.
Kemudian pada 28 Agustus 2025, gabungan serikat buruh pun menggelar aksi ke kompleks parlemen untuk menyampaikan tuntutan, di antaranya soal penghapusan outsourcing dan penolakan terhadap upah murah.
Namun pada sore hari, kompleks parlemen didatangi oleh massa unjuk rasa dari elemen lainnya hingga menyebabkan kericuhan. Aksi unjuk rasa yang berujung kericuhan itu pun berlanjut hingga 29 dan 30 Agustus 2025, hingga Presiden Prabowo Subianto meminta aparat untuk melakukan tindakan tegas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei Poltracking mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari 81,5 persen pada Oktober 2025 menjadi 64,8 persen pada Oktober 20
Simak jadwal dan lokasi pelayanan pembuatan serta perpanjangan SIM oleh Satlantas Polres Gunungkidul pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Rigen berbagi cerita di balik syuting GJLS: Berapi-Api, dari kostum damkar yang menyempit hingga adegan ular kobra asli.
Prakiraan cuaca Jogja Selasa 20 Oktober 2026: cek suhu, kelembapan, dan kondisi cuaca di 5 kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan.
Komisi III DPRD Kulonprogo memantau proyek jalan, jembatan, dan rehabilitasi sekolah untuk memastikan kualitas sesuai spesifikasi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 20 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan dari kedua arah.