Monkey Malaria Mengintai, IDAI Ungkap Gejala Beratnya
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Ilustrasi/Bisnis
Harianjogja.com, JAKARTA—Aparat kepolisian memukul mundur massa demonstrasi DPR RI dari kawasan Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, hingga ke arah Blok M pada Kamis (28/8/2025) malam.
Berdasarkan pantauan Bisnis pukul 19.35 WIB, puluhan massa aksi berlarian hingga Jalan Patal Senayan menuju Jalan Tentara Pelajar. Polisi berseragam lengkap dan bertameng memecah pergerakan massa ke arah selatan.
BACA JUGA: Demo Jakarta, Massa Sebagian Besar Pelajar Bentrok dengan Aparat
Pada saat bersamaan, dua arah Jalan Asia Afrika dibuka sebagian untuk akses kendaraan roda dua. Kendaraan roda empat belum banyak melintasi ruas jalan ini.
Sementara itu, ruas Jalan Gerbang Pemuda telah dibuka dan terpantau ramai lancar di kedua arah sejak Kamis petang.
Namun, Jalan Gelora yang mengarah ke Gedung DPR RI masih dijaga ketat oleh Korps Brigade Mobil (Brimob) dan Pengamanan DPR RI.
Unit kendaraan taktis (rantis) dan mobil water cannon Polri juga masih berjaga di bilangan Asia Afrika, tepatnya di Pintu 1 Kompleks Gelora Bung Karno (GBK).
Seluruh pintu gerbang GBK pun tampak ditutup, kendati masih tampak aktivitas masyarakat yang berolahraga di dalam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.