Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Seorang warga merapihkan puing-puing rumahnya yang rusak berat akibat angin puting beliung di Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, Sabtu (23/8/2025). ANTARA/Darmawan/am.
Harianjogja.com, MEDAN—Sedikitnya 146 rumah di kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara rusak ringan hingga berat akibat terjangan angin puting beliung yang melanda daerah itu pada Jumat (22/8) malam.
Menurut Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Serdang Bedagai Abdurrahman Purba di Seirampah, angin puting beliung yang melanda empat kecamatan di Serdang Bedagai tersebut merusak ratusan rumah milik warga.
BACA JUGA: Dampak Angin Kencang di Sleman, Pohon Tumbang hingga Genting Beterbangan
"Total sementara ada 146 rumah mengalami rusak berat dan ringan di empat kecamatan," katanya, Sabtu (23/8/2025)
Rinciannya, kata dia, sebanyak 109 rumah rusak di Kecamatan Teluk Mengkudu, 28 rumah rusak di Kecamatan Tanjung Beringin, 11 rumah rusak di Kecamatan Sei Bamban, dan 8 rumah rusak di Kecamatan Sei Rampah.
Menindaklanjuti kejadian ini Wakil Bupati Sergai, Adlin Tambunan dijadwalkan akan turun langsung ke lokasi untuk meninjau dampak bencana dan kebutuhan warga terdampak. "Rencananya sore ini Pak Adlin Tambunan akan langsung meninjau ke lokasi bencana," ucap Abdudrahman.
Salah satu warga yang terdampak, Latif (49), pemilik kios pupuk di Desa Pasar Baru, mengaku mengalami kerugian besar akibat angin kencang yang menerbangkan atap rumah dan kios miliknya. "Semua pupuk dan obat-obatan pertanian basah akibat atap seng kios diterbangkan angin kencang," kata Latif.
Ia menambahkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat dirinya dan istri sedang beristirahat di dalam rumah. "Melihat suara seng terbang, istriku terkejut dan trauma karena dia belum pernah mengalami seperti tadi malam," ungkapnya.
BPBD setempat saat ini masih melakukan pendataan dan koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan untuk memastikan seluruh dampak dan kebutuhan warga yang terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.