Seragam Baru Jukir Solo Dikritik, Wali Kota Singgung QRIS
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG—Penemuan jenazah laki-laki di Reservoir Siranda, Kecamatan Gajahmungkur, Sabtu (16/8/2025), menggemparkan warga Kota Semarang. Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengambang serta masih mengenakan pakaian lengkap beserta sepatunya.
BACA JUGA: KPK Tetapkan Lima Tersangka Penyaluran Bansos
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Dion Kusuma Pratama, 21, seorang pemuda asal Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Semarang. Sebelum ditemukan meninggal dunia, Dion sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak akhir Juli 2025.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menjelaskan laporan kehilangan korban masuk pada 30 Juli 2025. Keesokan harinya, pihak keluarga resmi melapor ke Polrestabes Semarang karena Dion tidak kunjung pulang.
“Dari laporan itu, kami lakukan penyelidikan, ternyata korban sempat mendatangi salah satu tempat hiburan malam di Jalan Diponegoro,” kata AKBP Andika, Selasa (19/8/2025).
Dari hasil penelusuran, AKBP Andika menyebut pada malam kejadian korban dalam pengaruh alkohol. Kondisi itu membuat langkahnya tidak terkendali dan berjalan sempoyongan.
“Saat itu korban sempat terlibat perkelahian di depan lokasi hiburan malam. Namun kejadian bisa diredam setelah diamankan oleh pihak keamanan setempat,” bebernya.
Polisi kemudian mendalami rekaman kamera closed circuit television (CCTV) di sekitar Reservoir Siranda. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat sempat dibonceng oleh seseorang, lalu diturunkan di dekat reservoir.
Lebih lanjut, AKBP Andika menyampaikan korban sempat tertidur di pinggir jalan. Kemudian dia tampak berusaha memanjat pagar rumah warga di sekitar reservoir sebelum akhirnya hilang dari pantauan kamera.
“Dari CCTV, korban terlihat berjalan dan memanjat sendiri. Namun apakah ada pihak lain yang terlibat hingga menyebabkan korban masuk ke reservoir, itu yang masih kami dalami,” tukasnya.
Saat ini, hasil otopsi jenazah korban masih menunggu pihak rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian. Polisi telah berkoordinasi dengan tim dokter forensik, dan hasil resminya akan diumumkan segera setelah keluar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.