Otoritas Iran Menyebut Korban Meninggal Akibat Serangan Israel Capai 935 Orang

Newswire
Newswire Selasa, 01 Juli 2025 10:47 WIB
Otoritas Iran Menyebut Korban Meninggal Akibat Serangan Israel Capai 935 Orang

Ilustrasi bendara Israel dan Iran retak, simbolisasi pecah perang dua negara. - Freepik

Harianjogja.com, TEHERAN—Otoritas Iran menyatakan korban tewas akibat serangan Israel selama konflik 12 hari mencapai 935 orang. Jumlah tersebut termasuk 132 wanita dan 38 anak-anak, sebut juru bicara otoritas peradilan Ashgar Jahangir dalam pernyataan yang dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyebutkan korban tewas akibat serangan Israel adalah 606 dengan 5.332 lainnya mengalami luka.

Jahangir menuturkan bahwa serangan Israel di Penjara Evin di barat laut Teheran membuat 79 orang tewas, termasuk tahanan, petugas penjara, dan warga setempat.

BACA JUGA: Kementerian ATR/BPN Bantah Isu 2026 Tanah Tak Bersertifikat Diambil Negara, Dirjen PHPT: Itu Tidak Benar

Penjara Evin kemudian tidak dapat lagi dioperasikan, dan para tahanan dievakuasi, katanya, seraya menyebut serangan itu sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia dan resolusi internasional.”

Konflik antara Israel dan Iran meletus pada 13 Juni, ketika Tel Aviv melancarkan serangan udara terhadap fasilitas militer, nuklir, dan sipil Iran. AS kemudian ikut mengebom fasilitas nuklir Fordo, Natanz, dan Isfahan milik Iran dalam eskalasi konflik.

Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Israel, menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai lebih dari 3.400 orang, menurut angka yang dirilis oleh Universitas Ibrani Yerusalem. Konflik tersebut terhenti di bawah gencatan senjata yang disponsori AS yang mulai berlaku pada 24 Juni.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online