Timnas U17 Indonesia Ditahan Qatar 0-0, Penalti Gagal Jadi Sorotan
Timnas U17 Indonesia ditahan imbang Qatar 0-0 di Piala Asia U17 2026. Penalti gagal dan dominasi permainan jadi sorotan laga ini.
Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Iwan Kurniawan Lukminto.ist/antara
Harianjogja.com, JOGJA—Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menangkap Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Iwan Kurniawan Lukminto pada Selasa (20/5/2025) malam. Penangkapan ini dilakukan Kejagung terkait kasus dugaan korupsi pemberian kredit bank kepada PT Sritex.
Untuk diketahui, sejak 1 Maret 2025, seluruh operasional pabrik tekstil PT Sritex dihentikan. Penghentian perusahaan tekstil ini berdampak pada lebih dari 10.000 karyawan yang terpaksa dirumahkan sejak 26 Februari 2025.
Kasus ini tidak terlepas dari persoalan kredit bank di mana Sritex dinilai gagal bayar bahkan dinyatakan pailit. Persoalan ini pun masuk dalam ranah hukum hingga Kejaksaan Agung menangkap Dirut Sritex Iwan Lukminto pada Selasa (20/5/2025) malam. Penangkapan ini dilakukan Kejagung terkait kasus dugaan korupsi pemberian kredit bank kepada PT Sritex.
BACA JUGA: Kejagung Tangkap Dirut Sritex Iwan Kurniawan Lukminto
Pria ini lahir di Surakarta 22 Januari 1983. Dengan latar pendidikan Iwan Lukminto merupakan lulusan Sarjana Business Administration dari Johnson & Wales University (2005), Sarjana Business Administration dari Northeastern University (2004) dan Sarjana Business Adminstration dari Boston University (2001).
Sebelum menjari Dirut Sritex, Iwan Lukminto menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk sejak tahun 2014 hingga 2023. Dia memiliki pengalaman dan juga bergelut dalam dunia Pertekstilan lebih dari 20 tahun.
Selain itu Iwan Lukminto aktif di berbagai organisasi dan juga menjadi penggiat dalam mendukung seniman lukis Indonesia. Saat ini dia menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Solo (2018-2023) dan Dewan Pembina Asosiasi Pertekstilan Indoneisa (API).
Sejarah Sritex
Melansir laman resmi Sritex, perusahaan ini didirikan oleh HM Lukminto sebagai perusahaan perdagangan tradisional di Pasar Klewer Solo pada 1966.
Pabrik Sritex yang pertama kali beroperasi pada 1968 itu, saat ini dipimpin oleh Iwan Kurniawan Lukminto selaku direktur utama. Iwan Kurniawan menjadi direktur utama Sritex untuk menggantikan kakaknya, Iwan Setiawan.
Di dunia tekstil, Iwan Kurniawan bukanlah orang baru. Ia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang tersebut. Sama seperti kakaknya yang mengawali karier di Sritex, Iwan Kurniawan juga memulai kariernya di Sritex sebagai Direktur Divisi Garment.
Karier Iwan Kurniawan semakin meningkat saat ia ditunjuk menjadi wakil direktur utama Sritex pada 2014 hingga 2023. Setelahnya, Iwan Kurniawan dipercaya menjadi direktur utama Sritex sejak 2023 hingga saat ini.
Selain aktif dalam dunia bisnis tekstil, pria yang kerap disapa Wawan ini juga aktif di sejumlah organisasi. Iwan Kurniawan merupakan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta pada 2018 hingga 2023.
Iwan Kurniawan juga merupakan Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia sejak 2020. Melansir laman Solopos, Iwan Kurniawan adalah sosok yang peduli terhadap isu-isu pemenuhan hak anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas U17 Indonesia ditahan imbang Qatar 0-0 di Piala Asia U17 2026. Penalti gagal dan dominasi permainan jadi sorotan laga ini.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.