BI-Rate Naik 5,25 Persen, Pengamat Prediksi Rupiah Bakal Menguat
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Ilustrasi penemuan jenazah. Freepik
Harianjogja.com, PESISIR BARAT—Dua orang kakak beradik berinisial, AT, 8, dan KK, 4, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa mengenaskan di sebuah perkebunan Pekon (Desa) Batu Raja, Kecamatan Pesisir Utara, pada Rabu (14/5/2025) malam.
Polisi masih menyelidiki penyebab kematian kedua bocah warga Pekon Batu Raja, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat tersebut.
Kepolisian Resor Pesisir Barat, Polda Lampung tengah menyelidiki kematian tragis kakak beradik yang ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan di sebuah perkebunan Pekon (Desa) Batu Raja, Kecamatan Pesisir Utara, pada Rabu (14/5/2025) malam.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari dalam keterangannya yang diterima di Pesisir Barat, Jumat mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus kematian kakak beradik yang diduga menjadi korban pembunuhan.
"Saat ini, tim penyidik terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Polisi belum menyimpulkan motif pasti, namun tidak menutup kemungkinan adanya dugaan pembunuhan. Dan kami juga masih menggali informasi di lapangan dan menyusun kronologi kejadian. Semua kemungkinan kami buka,” kata dia.
Ia menjelaskan, kondisi kedua jenazah yang ditemukan warga di sebuah perkebunan itu, mengalami luka parah dan tidak wajar. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk membawa keduanya ke RS Bhayangkara Polda Lampung guna dilakukan autopsi lebih lanjut.
“Untuk memastikan penyebab kematian, kami perlu melakukan pemeriksaan forensik lebih mendalam. Hari ini jenazah dibawa ke RS Bhayangkara,” ucapnya.
BACA JUGA: Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Titik di Sleman Terendam Banjir
Dirinya menerangkan, korban diketahui merupakan kakak beradik berinisial, AT (8) dan KK (4), warga Pekon Batu Raja, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat.
Keduanya ditemukan warga dalam kondisi berpelukan, dengan luka parah di bagian kepala dan salah satu tangan korban terputus.
Kedua korban ditemukan masyarakat pada Rabu (14/5/2025) malam sekitar pukul 22.30 WIB, di kawasan perkebunan dekat jurang, Dusun Teba Langgar.
“Dua anak ditemukan meninggal dunia di area perkebunan. Kami langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Muhammad Thohir untuk pemeriksaan awal,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.