Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono (kedua kanan) saat konferensi pers acara "ASEAN - Japan Medical Devices Regulatory Training 2025", di Jakarta, Rabu (14/5/2025). ANTARA/Anita Permata Dewi
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan multipihak untuk bisa memproduksi alat-alat kesehatan di dalam negeri, sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor alat kesehatan.
"Kita kembangkan dalam beberapa tahun ini, bekerja sama dengan swasta, BUMN, dan sebagainya, untuk bisa memproduksi alat-alat kesehatan di dalam negeri, sehingga kita bisa merdeka tanpa tergantung dari negara lain," kata Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwonodalam acara "ASEAN - Japan Medical Devices Regulatory Training 2025", di Jakarta, Rabu.
Terkait upaya ini, Kemenkes bersama Pharmaceuticals and Medical Devices Agency (PMDA) Jepang dan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia mengadakan pelatihan regulasi alat kesehatan ASEAN-Jepang 2025.
Pihaknya pun menekankan pentingnya meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) alat-alat kesehatan.
"Tahap demi tahap mulai ditingkatkan kandungan dalam negerinya, sehingga nanti kita bisa memproduksi sendiri dan mungkin kita bisa ekspor ke beberapa negara," kata Dante Saksono Harbuwono.
BACA JUGA: Pasar Murah Caturharjo, 12 Ton Bahan Pokok Ludes Diserbu Warga
Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Hamdi Muluk mengatakan para peneliti Universitas Indonesia siap berkolaborasi dengan industri untuk mengembangkan riset dan inovasi alat-alat kesehatan.
"Universitas Indonesia sangat siap untuk menyediakan peneliti dan berkolaborasi dengan industri, tentu juga dengan badan regulatory supaya kita bisa mengembangkan alat-alat medical device," kata Hamdi Muluk.
Upaya ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor kebutuhan peralatan medis dalam negeri.
"Bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap barang-barang dari luar negeri. Jadi kita juga harus mengembangkan riset inovasi untuk membuat peralatannya jauh lebih bagus, kita bisa mengurangi ketergantungan dan sustainable ya, kalau kita bisa produksi sendiri," kata Hamdi Muluk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
BPS menyebut harga beras September 2026 naik karena pasokan berkurang setelah puncak panen raya dan pengaruh cuaca.
Supermarket Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11 Sleman terbakar hebat. Api merembet dari bagian belakang hingga melalap seluruh gedung.
Menteri Perindustrian Sarmuji memiliki harta bersih Rp14,93 miliar berdasarkan LHKPN 2025, termasuk kapal senilai Rp5,57 miliar.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.