Pelni Minta Semua Kapal Melintas di Laut Jawa Ikut Pantau Virgo Transport 8
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
Situasi exit tol Prambanan di Jogonalan, Klaten, Minggu (22/12/2024). Tampak ratusan kendaraan memanfaatkan Tol Jogja Solo yang beroperasi secara fungsional keluar dari GT Prambanan. Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja, KLATEN—PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) berharap tol Solo-Jogja segmen Klaten-Prambanan bisa beroperasi penuh sebelum Lebaran mendatang. Saat ini, pengoperasian tol itu menunggu keluarnya izin operasi dari Menteri Pekerjaan Umum (PU).
“Kami saat ini baru ULF [uji laik fungsi]. Harapannya sebelum Lebaran sudah ada izin dari Pak Menteri, keluar surat izin operasi,” kata Direktur Teknik PT JMJ, Pristi Wahyono, saat ditemui di Gerbang Tol (GT) Prambanan, Klaten, Rabu (26/2/2025).
ULF menjadi salah satu tahapan yang harus dilalui sebelum tol dioperasikan selain uji laik operasi (ULO). Setelah keluar izin operasi, tol baru bisa dibuka selama 24 jam. Dengan pengoperasian secara penuh, Pristi menjelaskan bakal sangat membantu para pemudik saat Lebaran mendatang.
“Begitu keluar izin operasi, bisa dioperasikan secara maksimal 24 jam. Karena pengalaman kemarin seperti itu [saat dioperasikan secara fungsional], Lebaran apalagi. Sehingga kalau dioperasikan 24 jam sangat-sangat membantu masyarakat dalam bermudik ke daerahnya,” kata Pristi.
Pristi memastikan kesiapan tol Klaten-Prambanan dioperasikan secara penuh. Dia optimistis tol Solo-Jogja bisa dioperasikan penuh sebelum Lebaran.
“Yang jelas kami sudah siap. Hari ini pun sudah ada tinjauan akhir PHO [provisional hand over atau kegiatan serah terima pekerjaan]. Artinya kelengkapan sudah 99 persen. Masih ada waktu sampai 10 hari ke depan, masih sangat-sangat mungkin lah. Harapannya sudah [dioperasikan penuh sebelum Lebaran],” ungkap Pristi.
Tol Klaten-Prambanan memiliki panjang 8,6 km dari Gerbang Tol Klaten di Kecamatan Ngawen hingga GT Prambanan di Kecamatan Jogonalan, Klaten. Pada libur Natal dan tahun baru (Nataru) lalu, tol Klaten-Prambanan dioperasikan secara fungsional selama 14 hari dari pagi hingga sore. Selepas libur Nataru, jalur fungsional tol Klaten-Prambanan ditutup lagi pada Kamis (2/1/2025).
Ruas itu menyambung dengan tol Solo-Jogja segmen Kartasura-Klaten yang sudah dioperasikan penuh sejak 20 September 2024. Panjang tol Kartasura-Klaten yakni 22,3 km dengan tiga gerbang tol yakni GT Banyudono, GT Polanharjo, serta GT Klaten.
GT Prambanan memiliki akses keluar-masuk yang langsung terhubung ke jalan nasional yakni jalan raya Solo-Jogja di Kecamatan Jogonalan. Akses keluar-masuk itu lebih dekat ke arah Jogja dibandingkan akses keluar-masuk yang sudah dibuka secara penuh yakni GT Klaten maupun GT Polanharjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
Bansos Bantul akan didigitalisasi mulai 2027. Warga bisa daftar mandiri melalui situs web dengan syarat memiliki IKD.
Rupiah melemah 0,32% ke Rp17.753 per dolar AS akibat tekanan dolar dan sikap hawkish The Fed. Simak proyeksi kurs Jumat.
DPRD Gunungkidul meminta perhatian atlet berprestasi ditingkatkan agar mereka tidak pindah membela daerah lain.
Pergerakan penumpang Karimunjawa mencapai lebih dari 190.000 orang hingga Agustus 2026, didukung penguatan konektivitas darat, laut, dan udara.
Harga rumah makin sulit dijangkau, Pemkab Bantul mendorong warga memanfaatkan rumah subsidi dan empat rusunawa yang tersedia.