Iran Ajukan 3 Syarat Pembukaan Selat Hormuz ke AS
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko (kiri) bersama pesohor sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Farid Ahmad (kanan). Antara/ist-BRIN
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggandeng Raffi Farid Ahmad alias Raffi Ahmad untuk menyosialisasikan hasil-hasil riset kepada masyarakat, khususnya para generasi muda.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu menilai anak muda zaman sekarang harus melek terhadap hasil-hasil riset yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Ini kesempatan baik buat saya bisa bertemu dengan Pak Handoko (Kepala BRIN), sehingga tahu BRIN itu seperti ini," kata Raffi melalui keterangan di Jakarta, Sabtu (25/1/2025).
Raffi menyebut dirinya antusias melakukan kolaborasi bersama BRIN, sebab menurutnya kegiatan riset dan inovasi sejatinya sudah melekat pada kehidupan masyarakat.
"Saya sangat ingin bersama BRIN ini berkolaborasi untuk menjadikan program kerja, khususnya di bagian saya, pembinaan generasi muda dan pekerja seni, kita berkolaborasi bareng, kita membuat program bareng, untuk mensosialisasikan ke daerah-daerah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko memberikan apresiasi atas kunjungan Raffi dan menyambut baik rencana kolaborasi dalam mensosialisasikan hasil riset dan inovasi kepada masyarakat, khususnya para generasi muda.
Ia mengatakan kegiatan riset itu sangat erat dengan aktivitas anak muda, karena pada umumnya anak muda selalu kreatif, dan kegiatan riset itu membutuhkan upaya yang kreatif.
Selain itu, lanjut Handoko, kegiatan riset tidak hanya terkait dengan teknologi digital, melainkan di bidang seni pun juga ada risetnya.
Ia memberi contoh, di antaranya melalui salah satu riset di bidang seni, seperti mempelajari nilai-nilai filosofis dari tarian daerah. Dari hasil penelitian tersebut, ditemukan bahwa tarian-tarian daerah itu mempunyai banyak makna yang tersimpan di dalamnya.
"Kami mempunyai program akuisisi pengetahuan lokal yang mengeksplorasi, menggali kembali budaya-budaya lokal, mendokumentasikannya dan mempelajarinya secara saintifik," ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, Handoko berharap para generasi muda bisa lebih banyak mengetahui tentang hasil-hasil riset dan inovasi BRIN, serta menjadi tertarik pada aktivitas riset dan inovasi sejak dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.