Afgan Siapkan 30 Lagu di Konser Retrospektif Jakarta
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko (kiri) bersama pesohor sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Farid Ahmad (kanan). Antara/ist-BRIN
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggandeng Raffi Farid Ahmad alias Raffi Ahmad untuk menyosialisasikan hasil-hasil riset kepada masyarakat, khususnya para generasi muda.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu menilai anak muda zaman sekarang harus melek terhadap hasil-hasil riset yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Ini kesempatan baik buat saya bisa bertemu dengan Pak Handoko (Kepala BRIN), sehingga tahu BRIN itu seperti ini," kata Raffi melalui keterangan di Jakarta, Sabtu (25/1/2025).
Raffi menyebut dirinya antusias melakukan kolaborasi bersama BRIN, sebab menurutnya kegiatan riset dan inovasi sejatinya sudah melekat pada kehidupan masyarakat.
"Saya sangat ingin bersama BRIN ini berkolaborasi untuk menjadikan program kerja, khususnya di bagian saya, pembinaan generasi muda dan pekerja seni, kita berkolaborasi bareng, kita membuat program bareng, untuk mensosialisasikan ke daerah-daerah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko memberikan apresiasi atas kunjungan Raffi dan menyambut baik rencana kolaborasi dalam mensosialisasikan hasil riset dan inovasi kepada masyarakat, khususnya para generasi muda.
Ia mengatakan kegiatan riset itu sangat erat dengan aktivitas anak muda, karena pada umumnya anak muda selalu kreatif, dan kegiatan riset itu membutuhkan upaya yang kreatif.
Selain itu, lanjut Handoko, kegiatan riset tidak hanya terkait dengan teknologi digital, melainkan di bidang seni pun juga ada risetnya.
Ia memberi contoh, di antaranya melalui salah satu riset di bidang seni, seperti mempelajari nilai-nilai filosofis dari tarian daerah. Dari hasil penelitian tersebut, ditemukan bahwa tarian-tarian daerah itu mempunyai banyak makna yang tersimpan di dalamnya.
"Kami mempunyai program akuisisi pengetahuan lokal yang mengeksplorasi, menggali kembali budaya-budaya lokal, mendokumentasikannya dan mempelajarinya secara saintifik," ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, Handoko berharap para generasi muda bisa lebih banyak mengetahui tentang hasil-hasil riset dan inovasi BRIN, serta menjadi tertarik pada aktivitas riset dan inovasi sejak dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.