OpenAI Akui Model AI Coba Bobol Situs Pemerintah AS
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam Kampanye Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Solo, Sabtu (10/2/2024)/tangkapan Youtube./ bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah kabar diunggah di platform Facebook yang menarasikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama putrinya yang juga Ketua DPR Puan Maharani menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuntut agar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dibebaskan.
Unggahan tersebut menyebutkan Mega dan Puan mendatangi gedung KPK untuk menuntut agar Hasto dibebaskan KPK dari status tersangka.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut :
“Raut wajah Puan Maharani dan megawati setelah keluar Dari gedung KPK menuntut hasto Dibebaskan oleh KPK
Siapa Bilang megawati tidak berani hadir ke KPK, dan menepati janjinya bakal bebaskan Hasto”

Tangkap layar unggahan di Facebook yang menarasikan Megawati dan Puan datangi gedung KPK untuk membebaskan Hasto Kristiyanto. Unggahan tersebut adalah hoaks. (ANTARA/HO-Facebook)
Namun, benarkah Megawati dan Puan datangi gedung KPK untuk membebaskan Hasto?
Penjelasan :
Menurut penelusuran ANTARA dengan menggunakan Reverse Image Search, video yang ditampilkan pada unggahan Facebook tersebut serupa dengan video pada unggahan Short YouTube berikut.
Video tersebut diambil pada momen Rapat Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPN GP) Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk Pilpres 2024 di Jakarta Pusat, (25/10/2023).
Pertemuan tersebut untuk membahas strategi pemenangan pasangan Ganjar-Mahfud MD pada Pemilu 2024.
Sebelumnya Megawati Soekarnoputri pernah menyatakan dirinya akan mendatangi KPK jika Hasto Kristiyanto ditangkap. Mega menyebut sikap tersebut sebagai bentuk tanggungjawabnya sebagai Ketua Umum PDI-P.
“Saya bilang, kalau Hasto itu ditangkap, saya datang, ya. Saya enggak bohong. Kenapa? Saya ketua umum, bertanggung jawab kepada warga saya, dia adalah Sekjen saya,” ungkap Megawati pada acara peluncuran dan diskusi Buku Pilpres 2024 : Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis di Jakarta, Kamis (12/12/2024).
BACA JUGA: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Akan Diperiksa KPK Sebagai Tersangka Hari Ini
Dalam konferensi pers KPK terkait penetapan Hasto sebagai tersangka kasus suap dan perintangan penyidikan dalam perkara Harun Masiku, Ketua KPK Setyo Budiyanto menanggapi pertanyaan pewarta mengenai pernyataan Megawati. Pewarta mempertanyakan apakah KPK menganggap pernyataan tersebut sebagai bentuk “intimidasi” terhadap KPK.
“Masalah Intimidasi, ya, kami murni melakukan proses penegakan hukum saja,” ucap Setyo pada (24/12/2024).
ANTARA tidak menemukan bukti Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani mendatangi KPK untuk menuntut agar Hasto dibebaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Korban tewas di Gaza mencapai 74.016 orang sejak 7 Oktober 2023. Sebanyak 175.068 warga Palestina dilaporkan terluka.
Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung Bantul batal digelar karena rekomendasi keamanan dari polisi tak terbit.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.