Kasus Daycare Jogja, Orang Tua Siap Ajukan Petisi ke UGM
Orang tua korban daycare Jogja ajukan petisi ke UGM, dorong sanksi tegas, pasal berlapis, dan restitusi.
Pengadilan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, REMBANG— Sudah hampir setengah tahun sejak laporan dugaan korupsi pengadaan laptop di Dindikpora Rembang dilaporkan ke Kejari, masyarakat pun mulai bertanya-tanya soal tindak lanjutnya.
Lembaga Pemantau Pelayanan Publik (LPPP) Rembang mendesak Kepala Kejari baru, I Wayan Eka Widdyara, agar bertindak tegas dalam menangani kasus ini. Terlebih, kasus ini diduga menimbulkan kerugian negara yang cukup besar hingga mencapai 15 Miliar Rupiah.
Ketua LPPP, Sunardi, menjelaskan bahwa ia telah tiga kali bertanya ke Kejari terkait kemajuan penyelidikan. Menurut informasi yang didapat, beberapa sekolah penerima laptop telah diperiksa.
Berdasarkan keterangan yang didapapatkannya saat menanyakan perkembangan kasus di Kejaksaan Negeri Rembang, tindak lanjut penanganan laporan dugaan kasus korupsi pengadaan laptop di Dindikpora memang menunggu Kajari baru. Kajari Rembang saat ini memang belum lama dilantik.
“Kalau memang benar ada kerugian negara, segera pihak yang bertanggung jawab dipanggil untuk mempertanggungjawabkan. Jangan sampai kasus ini berhenti di tengah jalan, jangan sampai ‘ngobos’.” tegasnya.
Sunardi memperingatkan, jika terbukti ada kerugian negara, Kejari harus segera memanggil pihak terkait agar kasus ini tidak terhenti begitu saja. Bahkan, ia tak segan kembali menurunkan anggotanya untuk menanyakan perihal kelanjutan kasus tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Orang tua korban daycare Jogja ajukan petisi ke UGM, dorong sanksi tegas, pasal berlapis, dan restitusi.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.