Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Saat Ditahan Israel
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Petugas melakukan bongkar muat bantuan masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Baznas RI, untuk masyarakat Palestina. ANTARA/HO-Baznas RI.
Harianjogja.com, JAKARTA—Bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk Palestina yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah tiba di Yordania.
Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan bantuan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Baznas RI berupa 2.000 selimut dan jaket musim dingin untuk saudara-saudara kita di Palestina tiba di Yordania. "Alhamdulillah," kata Noor melalui keterangan di Jakarta, Selasa (22/10/2024).
BACA JUGA: RS Indonesia di Gaza Utara Kembali Diserang Israel, Begini Update Kondisinya
Dia mengatakan bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan bagi masyarakat Palestina yang berada di Gaza. Ia menyatakan pihaknya selalu berusaha menjalankan amanah dari masyarakat Indonesia yang penuh kepedulian dan kasih sayang terhadap saudara-saudara di Palestina.
"Adapun pengiriman bantuan ini difasilitasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang mana sebelumnya bantuan tersebut telah dilepas pada 19 Oktober lalu bersamaan dengan bantuan untuk Sudan," ujarnya.
Noor menjelaskan bantuan berupa selimut dan jaket dikirimkan dengan mempertimbangkan bahwa Palestina akan menghadapi musim dingin yang ekstrem pada akhir tahun ini.
Menurutnya, musim dingin yang keras adalah tantangan berat bagi masyarakat di Palestina, terutama mereka yang berada di kamp-kamp pengungsian.
"Kita semua tahu bahwa kondisi mereka jauh dari layak, dan cuaca yang ekstrem membuat perjuangan hidup mereka semakin berat. Oleh karena itu, melalui program ini, kami berusaha sedikit meringankan beban mereka dengan memberikan selimut dan jaket untuk melindungi mereka dari suhu dingin yang ekstrem," ungkapnya.
Noor menyatakan Baznas juga menyadari bahwa bantuan tersebut belum seberapa dibandingkan dengan kebutuhan mereka yang begitu besar. Namun, dia berharap bantuan tersebut bisa memberikan kehangatan dan harapan baru bagi para penyintas peperangan di Palestina.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam upaya ini. Tanpa dukungan dari berbagai pihak, program kemanusiaan ini tidak mungkin dapat terlaksana," tutup Noor Achmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.