Isu Retak Prabowo-Jokowi Menguat, Pengamat Buka Fakta
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. - Antara/Aprillio Akbar
Harianjogja.com, JAKARTA—Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dilantik sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur dan Kewilayahan untuk periode 2024-2029. Ia mengendalikan lima kementerian.
Yaitu, kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Perumahan Rakyat, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Kemudian, Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga masuk di bawah kendali AHY sebagai Menko Infrastruktur dan Kewilayahan.
AHY menjelaskan bakal memacu laju lima Kementerian teknis tersebut guna meningkatkan konektivitas manusia dan barang hingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional.
BACA JUGA: Hingga Oktober 2024, Ada Ratusan Tenaga Kerja di Sleman Kena PHK
“Mudah-mudahan segera setelah pelantikan ini saya bisa segera turun ke lapangan. Tentunya mempelajari tugas-tugas dahulu, karena ini kementerian koordinator yang baru bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan,” jelasnya, Senin (21/10/2024).
AHY menyebut, setelah dilantik dirinya tak mendapat arahan secara khusus dari Presiden Prabowo mengenai tugas barunya tersebut.
“Tidak ada penyampaian secara langsung kepada masing-masing menteri, yang jelas Pak Prabowo menyampaikan selamat bertugas. Tantangan dan harapan masyarakat tentu besar, oleh karena itu menteri-menteri harus bisa bekerja keras tapi juga kerja sama yang baik antar Kementerian. ”
Sekadar informasi, sebelumnya AHY dilantik sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) oleh Presiden Ke-7 Joko Widodo pada Februari 2024 dan menjabat hingga Oktober 2024.
Lalu, pada era Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming 2024-2029, dia ditunjuk sebagai Menteri Kordinator infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Inflasi DIY Juni 2026 naik 0,37% dipicu BBM. BI DIY pastikan tetap terkendali dalam target nasional 2,5±1%.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.