Gegara Pesawat Tak Berawak, Adik Kim Jong-un Ultimatum Korea Selatan

Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari Minggu, 13 Oktober 2024 23:37 WIB
Gegara Pesawat Tak Berawak, Adik Kim Jong-un Ultimatum Korea Selatan

Adik perempuan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Yo-jong./JIBI

Harianjogja.com, JAKARTA—Adik perempuan Presiden Korea Utara, Kim Jong-un, Kim Yo-jong yang terkenal kejam, memberikan ultimatum kepada Korea Selatan.

Kim Yo-jong mengingatkan Korea Selatan tentang “bencana mengerikan" jika pesawat tak berawak Korea Selatan ditemukan terbang di atas Pyongyang.

Dia juga mengkritik militer Korea Selatan atas tanggapannya terhadap klaim Korea Utara tentang pesawat tak berawak Korea Selatan yang memasuki langit Pyongyang.

Sebagaimana diketahui, pada 11 Oktober 2024 lalu, kementerian luar negeri Korea Utara menuduh Korea Selatan mengirim pesawat tak berawak ke Pyongyang pada malam hari selama dua minggu sebelumnya dan bahwa intrusi tersebut menuntut tindakan pembalasan.

Sebagai tanggapan, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan pihaknya tidak dapat mengonfirmasi tuduhan Korea Utara. “Fakta bahwa pesawat tanpa awak adalah alat yang membawa selebaran tersebut merupakan inti dari keseriusan insiden baru-baru ini,” kata Kim, mengacu pada selebaran anti-Korea Utara.

Kim mengatakan jika militer Korea Selatan gagal mengidentifikasi pesawat tak berawak yang dikirim oleh organisasi non-pemerintah yang melintasi perbatasan.

Korea Utara telah menerbangkan ribuan balon berisi sampah ke Korea Selatan sejak bulan Mei yang meningkatkan tensi antara kedua negara.

Pyongyang mengatakan bahwa hal itu merupakan respons terhadap sejumlah aktivis dan pembelot Korea Utara di Korea Selatan yang menerbangkan balon ke Korea Utara sambil membawa paket bantuan dan selebaran yang mengkritik Kim.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online