OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Presiden Joko Widodo - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA–Susunan nama-nama calon menteri di kabinet Prabowo-Gibran dikabarkan sudah siap. Hal ini bahkan diutarakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan bahwa Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani lebih mengetahui siapa saja tokoh yang dirangkul oleh presiden terpilih periode 2024—2029 itu untuk dijadikan sebagai menteri.
“Nanti tunggu saja hari Senin, seminggu lagi, menteri-menterinya akan dilantik kalau mau tau menterinya siapa-siapa tanya ke pak Ahmad Muzani. Jangan tanya ke saya,” ujarnya, Jumat (11/10/2024).
Oleh sebab itu, Kepala Negara pun juga meminta masyarakat menunggu untuk mengetahui siapa saja menteri yang masuk ke kabinet Prabowo.
Bahkan, Presiden ke-7 RI itu mengaku tak akan mengintervensi hak prerogatif Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih.
“Jangan tanya ke saya yang berkaitan dengan itu [daftar menteri Prabowo], karena orang akan langsung negatif lagi, saya engga ikut-ikut, intervensi, juga ndak,” katanya sambil menggelengkan kepala.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengakan bahwa dirinya tak akan mau untuk cawe-cawe dalam pembentukan kabinet dari Prabowo Subianto. Mengingat, selama menjabat dirinya menolak untuk diintervensi.
BACA JUGA: Pembebasan Lahan Tol Jogja-Bawen Dikebut, Seksi 1 Tembus 95,29%, Seksi 6 Capai 78,06%
“Saya pun tak pernah mau diintervensi untuk urusan hak prerogatif. Jadi sama, saya tak mau ikut-ikutan, tetapi kalo ditanya ya saya jawab. Kalo ditanya, kalo gak ditanya sayang gak akan jawab. 'Pak gimana ini menurut Bapak? Pak Andre Rosiade, nah saya jawab.
Di sisi lain, dia mengaku melakukan pertemuan santap makan malam dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto selama 2,5 jam di sekitar kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2024).
Namun, Mantan Wali Kota Solo ini mengatakan bahwa meskipun membahas topik obrolan mulai dari politik hingga urusan ekonomi dengan Ketua partai Gerindra itu, tetapi tak ada intervensi dalam diskusi tersebut.
“Meskipun kemarin kami makan malam 2,5 jam, ndak, kalo ndak ditanya, saya gak [merekomendasikan]. Karena saya sama, saya juga gamau hak prerogatif saya diintervensi siapapun. Itu hak yang diberikan pada rakyat, kemudian dalam pemilu di transfer ke saya,” kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.