Alwi Farhan Ungkap Kunci Kemenangan atas Chou Tien-Chen
Alwi Farhan mengalahkan Chou Tien-Chen di perempat final Asian Games 2026 dan menyebut kontrol emosi sebagai kunci kemenangan.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, BENGKULU—Kurikulum Merdeka Belajar diminta dilanjutkan untuk dunia pendidikan Indonesia ke depan, hal ini disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nunuk Suryani.
"Maka di punggung saya ada kata lanjutkan Merdeka Belajar, karena kita ingin Merdeka Belajar substansi esensinya karena buktinya sudah ada di depan mata kita," kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Nunuk Suryani di Bengkulu, Jumat (16/8/2024).
Dia mengatakan Merdeka Belajar menjadi kebijakan yang mampu mendorong mutu dunia pendidikan baik dari sisi pembelajaran yang didapat peserta didik maupun bagi tenaga pengajar.
Nunuk menyampaikan hal itu saat bertemu dialog ramah tamah bersama guru penggerak dan kepala sekolah yang awalnya berasal dari guru penggerak di provinsi tanah kelahiran ibu negara pertama Fatmawati Soekarno tersebut.
"Mengajak guru penggerak menyampaikan, supaya masyarakat di Bengkulu tahu dan juga masyarakat Indonesia tahu apa yang sudah kita lakukan lima tahun ini dengan Merdeka Belajar. Tujuannya bapak ibu penggerak menyampaikan kesaksian sendiri apa yang bapak ibu rasakan, tentu yang kami harapkan kesinambungan dari Merdeka Belajar," katanya.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI juga memberikan apresiasi atas dukungan seluruh aspek di Provinsi Bengkulu terhadap program kebijakan Merdeka Belajar.
Sangat Bermanfaat
Nunuk pada Jumat 16 Agustus 2024 juga berkesempatan mengunjungi SD Negeri 03 Kota Bengkulu untuk menyaksikan langsung bagaimana kebijakan Merdeka Belajar diaplikasikan di lingkungan sekolah.
Salah seorang guru penggerak yang kini menjadi Kepala Sekolah SD Negeri 101 Kota Bengkulu Ika Purwanti menyatakan Program Merdeka Belajar yang diwujudkan Pemerintah Pusat sangat bermanfaat sekali bagi dunia pendidikan, salah satunya meningkatkan wawasan dan kecakapan tenaga pendidik.
"Setiap modul yang diberikan saat menjadi calon guru penggerak sangat mendukung saya ketika memimpin di sekolah. (Mengubah sudut pandang) manusia menjadi hambatan padahal manusia atau SDM adalah aset yang sangat mendukung dunia pendidikan. Jadi saya memandang guru-guru yang ada di sekolah saya sebagai aset yang berharga," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alwi Farhan mengalahkan Chou Tien-Chen di perempat final Asian Games 2026 dan menyebut kontrol emosi sebagai kunci kemenangan.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.