Hizbullah Klaim Luncurkan 20 Serangan ke Tentara Israel
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Generasi muda khusunya Gen Z perlu mendapatkan pemahaman terkait asuransi di era saat ini. Salah satunya terkait perbedaan asuransi tradisional dengan produk unit link. /Istimewa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Generasi muda khusunya Gen Z perlu mendapatkan pemahaman terkait asuransi di era saat ini. Salah satunya terkait perbedaan asuransi tradisional dengan produk unit link.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh IDN Research Institute dalam Indonesia Gen-Z Report 2024, 26% responden Gen-Z belum menyiapkan dana darurat dan 23% responden tidak mengalokasikan pendapatan mereka untuk asuransi dan biaya kesehatan.
Head of Investment Communication & Fund Development di Allianz Life Indonesia Meta Lakhsmi mengatakan kondisi generasi muda semakin sadar akan pentingnya investasi merupakan nilai yang baik. Meski demikian, dia mengingatkan dalam piramida finansial, dua hal mendasar yang sebenarnya perlu diutamakan adalah dana darurat dan asuransi.
BACA JUGA : Ini Bocoran Asuransi yang Bakal Dijamin LPS Mulai 2027
Kedua hal tersebut seringkali kurang diperhatikan. Tanpa perlindungan asuransi yang memadai, masalah kesehatan bisa saja menyebabkan beban keuangan yang besar karena biaya pengobatan.
Menurutnya asuransi kesehatan menjadi prioritas utama yang harus dimiliki oleh setiap individu, diikuti oleh asuransi kondisi kritis dan asuransi jiwa. Tersedia dua jenis asuransi kesehatan yang umum dikenal, yaitu asuransi kesehatan tradisional dan yang tergabung sebagai manfaat tambahan dalam unit link atau yang lebih dikenal sebagai rider.
“Asuransi tradisional melindungi salah satu risiko hidup seperti meninggal dunia atau sakit. Premi yang dibayarkan pun hanya untuk biaya asuransi tanpa ada potensi hasil investasi,” katanya, Rabu (7/8/2024).
Adapun unit link selain manfaat kesehatan juga termasuk di dalamnya penempatan invetasi. Salah satu yang sering menjadi keluhan nasabah terkait produk unit link adalah ketika nilai tunai atau manfaat investasi yang dimiliki mengalami penurunan sehingga merasa rugi.
Padahal nilai tunai sendiri dipengaruhi oleh kinerja pasar saham ataupun pasar uang dan harus dilihat secara jangka panjang. Selain itu, beberapa miskonsepsi umum mengenai asuransi unit link, seperti anggapan bahwa premi yang dibayarkan hanya untuk investasi sehingga dapat memberikan hasil investasi besar dalam waktu singkat.
Premi yang dibayarkan tidak seluruhnya digunakan untuk investasi, dan nilai tunai didapat dari hasil investasi, bukan semata-mata dari jumlah premi yang dibayarkan.
“Adanya miskonsepsi ini menyebabkan nasabah memiliki ekspektasi yang berbeda dengan manfaat dan perlindungan yang didapatkan. Penting untuk dipahami bahwa manfaat utama asuransi unit link adalah perlindungan [kesehatan] jangka panjang,” ujarnya.
Country Chief Product Officer Allianz Life Indonesia Himawan Purnama menambahkan dengan adanya ragam produk asuransi maka yang utama adalah memilih dan menyesuaikan asuransi kesehatan dengan kebutuhan masing-masing individu.
"Sebelum melakukan pembelian asuransi kesehatan [tradisional ataupun unit linked], sebaiknya pahami terlebih dahulu kebutuhan proteksi dan bandingkan berbagai produk asuransi kesehatan sambil memperhatikan rekam jejak perusahaan asuransi tersebut,” katanya.
Ia mengatakan suransi kesehatan tradisional hanya fokus pada perlindungan kesehatan. Sedangkan rider asuransi kesehatan pada unit link bisa ditambahkan berbagai perlindungan lain, seperti penyakit kritis, payor, kecelakaan dan cacat tetap serta manfaat lainnya sesuai kebutuhan. "Selain itu, premi awal asuransi kesehatan tradisional bisa saja lebih murah, namun kenaikan setiap tahunnya bisa lebih cepat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.