Antusiasme Warga Padati Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun UUK DIY
Ratusan warga memadati kompleks Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, untuk menyaksikan Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan
Museum Song Terus yang berlokasi di Pacitan, Jawa Timur akan menggelar Gala Dinner Temu Publik Vol. 2 pada Kamis (25/7/2024). /Istimewa.
PACITAN—Museum Song Terus yang berlokasi di Pacitan, Jawa Timur akan menggelar Gala Dinner Temu Publik Vol. 2 pada Kamis (25/7/2024). Gelaran ini menjadi ajang museum membangun jejaring dengan para pelaku bisnis wisata.
Temu Publik merupakan salah satu program publik yang dilaksanakan Museum Song Terus sejak tahun 2023 guna menjalin kemitraan serta menjaring ide serta gagasan publik terkait keberadaan Museum Song Terus yang hadir di tengah lingkungan masyarakat.
BACA JUGA : Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan Mulai Dibuka untuk Umum
Temu Publik 2024 Vol.2 yang dilaksanakan kali ini mengangkat tema Museum Song Terus Membangun Jejaring. Penanggung Jawab Unit Museum Song Terus Albertus Nikko Suko Dwiyanto menerangkan kegiatan Temu Publik ini untuk mengaktivasi keberadaan Museum Song Terus di tengah masyarakat.
"Museum ini tidak hanya bisa digunakan untuk kunjungan ke ruang pamer saja, tapi juga ruang terbuka, ampiteater, dan auditorium. Berbagai fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat atau pelaku wisata," kata Nikko pada Kamis di Pacitan.
Museum Song Terus merupakan sebuah institusi budaya di Pacitan, yang baru dibuka untuk umum sejak Oktober 2022. Museum ini berfokus pada perjalanan manusia, kebudayaan, dan lingkungan alam di Gunung Sewu sejak zaman prasejarah.
Kini, pengelolaan museum berada di bawah Badan Layanan Umum (BLU), sehingga museum bisa menjadi ruang kolaboratif terbuka bagi masyarakat untuk memperkaya pengetahuan sejarah dan budaya. Kolaborasi ini juga diharapkan menumbuhkan ekosistem pariwisata yang baik dan prospek bagi pengembangan ke depan.
BACA JUGA : Danais Tahun Ini Fokus Memajukan Budaya dan Pariwisata di DIY
Adapun peserta kegiatan Gala Dinner Temu Publik Vol. 2 pada Kamis (25/7/2024) malam nanti adalah para pelaku wisata dari Pacitan, Gunungkidul, dan Solo.
"Harapannya dari pertemuan nanti malam, pelaku bisnis wisata bisa memanfaatkan fasilitas di museum, sehingga kita bersama-sama bisa mengembangkan kolaborasi antara museum dan masyarakat, khususnya di Pacitan," ujar Nikko. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan warga memadati kompleks Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, untuk menyaksikan Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan
Satpol PP Bantul menindaklanjuti laporan warga terkait indekos di Ngestiharjo yang diduga digunakan untuk aktivitas open BO atau prostitusi.
Instagram meluncurkan label AI Generated Profile. Akun AI tanpa label berisiko kehilangan jangkauan di Reels dan Explore.
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi lolos ke 16 besar China Masters 2026 setelah Goh Sze Fei/Nur Izzuddin mundur. Simak hasil dan jadwal wakil Indonesia lain
Sebanyak 19 tersangka kasus Little Aresha dilimpahkan ke Kejari Kota Jogja. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.