Kemendagri Sentil Bupati Pati Sudewo, Ini Penyebabnya
Kementerian Dalam Negeri menyentil Bupati Kabupaten Pati Jawa Tengah Sudewo untuk menjaga lisan dan perbuatannya.
Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10). /ANTARA FOTO-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JAKARTA—Acara Hari Lahir (Harlah) ke-26 PKB di JCC Senayan pada hari ini, Selasa (23/7/2024) dipastikan tidak dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden terpilih hasil Pemilu 2024, Prabowo Subianto.
Ketua Panitia Harlah PKB ke-26, Cucun Syamsurizal mengatakan pihaknya sudah mengundang Presiden Jokowi dan Calon Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk hadir pada acara Harlah PKB ke-26 di JCC Senayan.
BACA JUGA: Ekonom Indef Usul Agar Kabinet Prabowo Tak Terlalu Gemoy, Ini Dampaknya
Hanya saja, kata Cucun, baik Jokowi maupun Prabowo tidak akan hadir di acara Harlah PKB ke-26. Alasannya, kedua pemimpin negara tersebut sudah memiliki agenda masing-masing.
"Pak Prabowo di hari yang sama mau ke luar negeri, sementara Pak Jokowi sudah punya agenda menghadiri acara Hari Anak Nasional, tanggalnya sama dengan acara kita," tuturnya di Jakarta, Senin (22/7/2024).
Kendati demikian, kata Cucun, pihaknya memastikan semua ketua umum partai politik bakal hadir di acara Harlah PKB ke-26 tersebut, meskipun Jokowi dan Prabowo Subianto tidak hadir.
"Kalau ketua umum partai semuanya sudah confirm hadir," katanya.
Menurutnya, ketua umum partai politik harus menyampaikan pidato yang sejuk dan meneduhkan usai berselisih di Pilpres dan Pileg 2024. "Makanya kita undang maliq and the essential biar romantis," ujarnya.
Sebelumnya, PKB berencana mengundang semua partai politik pada acara Hari Lahir (Harlah) PKB ke-26. Cucun mengemukakan konsep acara Harlah besok berbeda dengan tahun yang sebelumnya.
Menurutnya, Harlah PKB ke-26 tahun ini adalah releksasi pasca pilpres dan pileg 2024 kemarin yang sempat bersitegang. "Sebetulnya konsepnya ini lebih ke kita akan merilekskan pikiran pasca semua kader ini berjibaku kemaren di semasa pemilu ya kan. Semasa pemilu kemarin itu, kita semua kan bertempur memenangkan pileg, kemudian juga pilpres," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kementerian Dalam Negeri menyentil Bupati Kabupaten Pati Jawa Tengah Sudewo untuk menjaga lisan dan perbuatannya.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.