ORI Jateng Terima 68 Aduan PPDB: Jalur Zonasi dan Afirmasi Masih Jadi Masalah

Tri Rahayu 
Tri Rahayu  Sabtu, 13 Juli 2024 14:47 WIB
ORI Jateng Terima 68 Aduan PPDB: Jalur Zonasi dan Afirmasi Masih Jadi Masalah

Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik

Harianjogja.com, SRAGEN—Ombudman RI Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) menerima 68 aduan dalam pelaksanaan Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) SMP dan SMA di wilayah Jateng.

Ombudsman RI Perwakilan Jateng membuka posko pengaduan PPDB pada 2024. Kepada masyarakat yang menemukan indikasi penyimpangan atau menjadi korban dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan PPDB sudah menyampaikan konsultasi atau laporan/aduan ke Ombudsman Perwakilan Jateng lewat pesan WhatsApp 08119983737 atau lewat platform media sosial Obdusman RI Jateng.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jateng, Siti Farida, menyampaikan selama membuka posko pengaduan PPDB, Ombudsman Jateng menerima 68 laporan yang berasal dari seluruh wilayah Jateng. Dia menyampaikan dari seluruh aduan tersebut juga ada yang berasal dari Sragen, yakni aduan untuk PPDB jenjang SMP dan SMA.

“Aduan dari Sragen itu terkait dengan teknis verifikasi dokumen kependudukan atau kartu keluarga [KK] untuk jalur zonasi jenjang SMA dan masalah data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di jalur afirmasi untuk jenjang SMP,” ujar Siti, Sabtu (13/7/2024)

Siti menerangkan Ombudsman langsung menindaklanjuti aduan itu. Siti mengatakan Ombudsman berkoordinasi dengan dinas terkait untuk tindak lanjut penyelesaiannya. Pada akhirnya, jelas Siti, calon peserta didik (CPD) yang bersangkutan sudah bisa mendaftar dan diterima di sekolah yang dituju.

“Aduan dari luar Sragen hampir sama atau serupa dengan Sragen. Ada juga aduan terkait dengan piagam di jalur prestasi dan adanya blank spot atau wilayah yang tidak terdapat sekolah sehingga tidak terjangkau zonasi sekolah,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online