Piala Dunia 2026, Siswa Meksiko Libur Sekolah 3 Bulan
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
Ilustrasi server - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Seluruh pengguna layanan Pusat Data Nasional (PDN) diminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)untuk melakukan pencadangan data atau backup data guna meminimalisir dampak hilangnya aset yang disebabkan server down beberapa hari terakhir.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Pemerintahan, Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan selaku penyelenggaran infrastruktur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pihaknya tengah mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam pelaksanaan peningkatan keamanan infrastruktur SPBE, dalam hal ini Layanan Komputasi Awan (cloud) Pemerintah.
"Sebagai bentuk dari preventive plan, pengguna Layanan Komputasi Awan Pemerintah perlu melakukan pemetaan aset dan mengajukan permohonan backup atas aset tersebut," kata Samuel melalui surat edaran, dikutip Senin (24/6/2024).
Sebagaimana diketahui, PDN yang dikelola Kemenkominfo dan dipergunakan berbagai instansi lembaga pemerintah untuk menyimpan data krisis mengalami gangguan sistem sejak Kamis (20/6/2024) lalu.
Laporan terakhir pada Minggu malam, (23/6/2024) Samuel memastikan layanan berangsur pulih, khususnya pada Direktorat Jenderal Imigrasi yang sempat terhambat layanannya lantaran server PDN down.
Kemenkominfo memastikan penanganan dilakukan dengan menetapkan skala prioritas untuk mempertahankan layanan publik yang optimal. Terbaru, melalui surat edaran Kemenkominfo tersebut juga diberikan detail langkah-langkah pengajuan backup data PDN.
BACA JUGA: BPBD DIY Mewaspadai Potensi Kebakaran Lahan di Areal Gunung dan Perbukitan
Tata Cara Backup Data PDN
1.Pengguna PDN atau disebut tenant wajib melengkap dokumen prasyarat yang ditentukan penyeldia layanan meliputi List Virtual Machine (VM), Sizing resource sepert CPU, Memory dan Storage, serta Form Kategori Sistem Elektronik (Strategis, Tinggi, Rendah).
2.PDN melakukan proses backup VM sesuai dengan baseline yang telah ditetapkan, mencakup penjadwalan dan retensi meliputi tipe pencadanan (full backup dan incremental), frekuensi pencadangan (tahunan, bulanna, harian), tipe data, serta lokasi sumber data dan backup.
3.Persyaratan pemenuhan lainnya yaitu:
-Pertama menyimpang backup di tempat terpisah dengan lokasi pusat data utama (PDNS 1 dan PDNS 2) yang berlokasi di Cold Site.
-Kedua, tenant harus memiliki resource VDC di destinasi pusat data PDNS 1 atau PDNS 2. Jika belum memiliki resource VDC dan Cloud Repository, tenant harus melalukan request.
-Ketiga, VM yang akan di backup dalam kondisi tidak memiliki snapshot
-Keempat, tenant melengkapi dokumen form daftar resource
-Kelima, backup hanya di level VM
Untuk menjalankan pemenuhana layanan backup, PDN melakukan proses backup VM yang mencakup create job backup, verifikasi dan testing, serta dokumen berita acara serah terima.
Sementara itu, di luar ruang lingkup pemenuhan mencakup backup diluar site PDNS, non Vmware Base, File level, NFS, external storage, database, satuan VMDK/partisi/block/volume/KVM, dan RDM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
Oxford United melepas 10 pemain usai degradasi. Ole Romeny aman hingga 2028, sementara kontrak Marselino Ferdinan segera habis.
Meta disebut memasuki “Era Zombie” karena Facebook mulai ditinggalkan generasi muda di tengah belanja besar AI.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.