Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, SEMARANG—Tindakan penganiayaan sadis dilakukan massa warga di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis (6/6/2024). Massa menganiaya 4 pria saat akan mengambil mobil rental yang diduga digelapkan. Para korban luka parah akibat amukan massa, satu di antaranya meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun JIBI/Solopos, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Keempat pria ini sebenarnya hendak mengambil mobil milik perusahaan jasa penyewaan atau rental yang tak kunjung dikembalikan.
BACA JUGA : Nenek Dihajar Massa karena Ketahuan Mencuri, UPTD PPA Bantul Siap Dampingi
Video penganiayaan keempat pria ini pun sempat viral setelah tersebar di aplikasi WhatsApp (WA). Tampak, keempat orang itu babak belur karena dihajar massa. Bahkan, mobil berwarna putih yang ditumpangi keempat korban turut dibakar massa.
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Muhammad Alfan Armin, mengatakan keempat korban penganiayaan itu yaitu BH, 52, warga Kemayoran Jakarta Pusat; SH, 28, warga Kedungbanteng; KB, 54, warga Tegal, dan ES, 37, warga Pulogadung, Jakarta Timur.
“Untuk korban meninggal adalah BH. Sempat dilarikan ke RSUD Kayen, tapi nyawanya tak tertolong. Sedangkan SH, KB, dan ES, luka-luka di sekujur tubuh dan dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pati, Jumat (7/6/2024) malam.
Alfan menceritakan kronologi peristiwa main hakim yang salah tuduh hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa itu. Awalnya, keempat korban datang dari Jakarta ke Pati untuk mengambil mobil rental milik saudara BH yang diduga digelapkan. Mereka pun datang ke Desa Sumbersoko, Sukolilo, Pati, berdasarkan hasil pelacakan GPS lokasi mobil.
Keempat orang itu lantas mendatangi lokasi yang ditunjukkan alat pelacak GPS itu. Setibanya di lokasi, mereka pun mendapati mobil yang disewa, Daihatsu Sigra, dan langsung berusaha mengambilnya dengan kunci cadangan.
Ketika hendak mengambil mobil itulah, ada warga yang memergoki dan langsung meneriaki maling. Warga lain yang mendengar langsung menghampiri dan melakukan penganiayaan secara massal.
BACA JUGA : Ketahuan hendak Mencopet di Pasar Pakem, Warga Surabaya Dihajar Massa
Aparat kepolisian yang mendapat laporan itu pun langsung mendatangi lokasi untuk meredam amukan massa. Namun, kedatangan polisi terlambat karena keempat korban telah mengalami luka-luka atau babak belur, bahkan satu di antaranya merenggang nyawa.
Kepolisian sudah menahan dua orang yang diduga sebagai provokator dalam tindak penganiayaan itu. “Ada dua orang yang kita tangkap dan masih menjalani pemeriksaan,” ungkap Kompol Muhammad Alfan Armin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Piala AFF 2026 memasuki fase semifinal! Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam. Thailand lolos dengan nilai sempurna, Vietnam juara Grup A. Cek jadwal le
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.
Putri Anne mengaku kembali menjadi murid Yesus saat menjawab pertanyaan netizen soal hijab. Ia juga buka suara mengenai pandangannya terhadap pernikahan setelah
Petenis Indonesia Janice Tjen masuk unggulan ke-32 Cincinnati Open 2026. Status ini membuatnya langsung lolos ke babak kedua. Simak jadwal dan daftar pesaingnya
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20