DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Logo Nahdlatul Ulama (NU)
Harianjogja.com, JAKARTA—Polri membutuhkan dukungan dari organisasi kemasyarakatan (ormas) termasuk Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selalu kondusif. Hal ini diutarakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan.
"Polri tidak bisa bekerja sendiri tapi butuh dukungan organisasi kemasyarakatan atau ormas dan organisasi kepemudaan atau OKP," kata Edi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (30/4/2024).
Edi mengatakan hal itu menanggapi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menghadiri acara halalbihalal yang dilaksanakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di gedung PBNU di Jakarta, Minggu (28/4/2024).
Edi mengatakan hubungan Polri dengan NU sejak dahulu berjalan dengan baik dan ini menjadi bagian dari dukungan masyarakat terhadap tugas Polri. "Artinya, tanpa dukungan NU dan OKP lainnya, Polri tidak akan bisa bekerja maksimal," katanya.
Selama puluhan tahun dirinya menjadi mitra polisi, Edi Hasibuan melihat hubungan antara Polri dengan NU sangat bagus dan NU juga selama ini banyak berkontribusi mendukung tugas Polri khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
BACA JUGA: Bali Dituding Kelebihan Turis, Kemenparekraf Membantah
Dengan begitu, kata dia, seluruh jajaran Polri dari level Mabes Polri hingga Polsek dan bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas) juga dituntut agar dekat dengan seluruh ormas manapun demi untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebelum menghadiri halalbihalal dengan PBNU, Kapolri juga menghadiri halalbihalal dengan Pengurus Pusat Muhammadiyah di kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (24/4/2024).
Pada acara itu, Kapolri mengajak Muhammadiyah untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa atas dinamika pasca-Pemilu 2024.
Menurut dia, Muhammadiyah menjadi salah satu kunci untuk dapat mengatasi situasi dinamika di tengah masyarakat yang memanas. Pasalnya, organisasi Islam ini selalu mengingatkan kepada umatnya bahwa persatuan dan kesatuan bangsa harus selalu dijaga dan diutamakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.