UKDW Masuk Top 100 WURI 2026
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Suasana bedah buku bertajuk Menyiapkan dan Membentuk Jiwa Entrepreneur pada Anak yang digelar di Balai Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kamis (14/3/2024). - Ist/DPAD DIY
JOGJA—Indonesia termasuk negara dengan jumlah wirausaha yang masih sedikit sehingga dibutuhkan pengusaha-pengusaha baru agar Indonesia bisa menjadi negara maju. Salah satu cara meningkatkan jumlah pengusaha adalah dengan menyiapkan dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship atau kewirausahaan pada anak.
Dalam program bedah buku bertajuk Menyiapkan dan Membentuk Jiwa Entrepreneur pada Anak yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, bekerja sama dengan DPRD DIY di Balai Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kamis (14/3/2024), Sri Yatmi selaku narasumber memaparkan cara menyiapkan dan menumbuhkan jiwa entrepreneur pada anak.
"Banyak sekali hal yang dapat dilakukan ayah dan bunda di rumah untuk mendukung tumbuh kembang anak khususnya dalam hal berwirausaha. Antara lain membiasakan anak melakukan sendiri hal-hal yang sudah mampu ia lakukan, menjalin komunikasi efektif dengan anak serta, melatih anak membantu pekerjaan orang tua sesuai kemampuannya," katanya, Kamis.
Sri Yatmi juga mengatakan, sebaiknya keluarga memperbanyak kegiatan bersama misal makan, ibadah, olahraga, termasuk bercocok tanam, berjualan dan sebagainya. Cara seperti ini diharapkan akan menumbuhkan jiwa wirausaha pada anak. "Ini juga bisa mengasah jiwa kepemimpinan anak, menumbuhkan cara berpikir kreatif, mendidik anak dengan memikirkan risiko, serta selalu memberikan motivasi," jelasnya.
Praktisi kewirausahaan, M Affan memaparkan pengalaman yang dia alami tentang bagaimana cara menumbuhkan jiwa wirausaha pada anak. Ia juga memaparkan apa dampak dari menanamkan jiwa entrepreneur sejak dini, dan hasil apa saja yang diperoleh dari jiwa wirausaha yang ditanamkan pada anaknya. "Selain bisa menghasilkan materi, kegiatan semacam ini juga bisa menambah keharmonisan keluarga, dan anak mudah bergaul dengan siapa saja," kata dia.
BACA JUGA: Merasa Sudah Mampu, Puluhan Keluarga Penerima Manfaat Bansos di Gunungkidul Mundur
Anggota DPRD DIY Amir Syarifudin mengatakan, saat ini semakin banyak pihak menyadari pentingnya peran perempuan di masyarakat, termasuk memberikan pembelajaran kepada anak melalui jiwa entrepreneur sejak dini. Dengan pengenalan sejak dini diharapkan anak mempunyai kemandirian yang tinggi dan juga tanggung jawab yang tinggi pula.
"Saya berharap kegiatan semacam ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Apalagi buku yang dibedah juga buku yang bagus yang bisa memberi kemanfaatan bagi masyarakat," katanya.
Adapun terkait penguatan literasi mengenai minat baca dan bedah buku, Wardoyo dari DPAD DIY mengatakan perpustakaan di Grhatama Pustaka yang terletak di Janti, Kapanewon Banguntapan selain dapat diakses secara langsung dengan datang ke perpustakaan juga bisa diakses melalui laman https://ijogja.id/ secara gratis untuk peminjaman buku online.
"Tidak hanya perpustakaan, di Grhatama Pustaka juga ada pameran Diorama Kearsipan," katanya. Mengenai buku Menyiapkan dan Membentuk Jiwa Entrepreneur pada Anak, dia mempersilakan peserta agar dapat mengikuti kegiatan bedah buku dengan baik. Wardoyo berharap dengan dilaksanakannya kegiatan bedah buku ini menjadikan budaya baca masyarakat meningkat. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.