Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com. CIANJUR—Basarnas Cianjur, Jawa Barat, bersama petugas gabungan menemukan jasad santri Pondok Pesantren Al-Musri, Fauzan, 14, yang dilaporkan hilang terbawa arus Sungai Cibogo. Proses pencarian dilakukan selama dua hari pencarian dan jasad korban ditemukan terseret sejauh 6 kilometer.
Komandan Regu Basarnas Cianjur, Andika Zein mengatakan pencarian hari kedua berakhir setelah beberapa orang warga di muara Sungai Cisokan, melaporkan temuan mayat dengan ciri-ciri korban, sehingga petugas langsung menuju lokasi. "Kami pastikan korban atas nama Fauzan yang dilaporkan hilang tenggelam setelah terjatuh dari jembatan ke Sungai Cibogo yang bermuara di Cisokan. Jasad korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," katanya, Sabtu (16/3/2024).
Beberapa orang temannya sempat melakukan upaya guna menolong korban, tetapi arus sungai yang deras membuat tubuh korban dengan cepat hilang terbawa arus, sehingga pengurus pondok pesantren melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian dan Basarnas Cianjur.
Baca Juga
Bocah Hanyut di Selokan Mataram Ditemukan Meninggal Dunia di Dam Gajah Ulo
Korban Hanyut di Sungai Braholo Ditemukan Meninggal Dunia
Jenazah Bocah Hanyut saat Mandi di Sungai Konteng Bantul Akhirnya Ditemukan
Petugas sempat kesulitan melakukan pencarian cepat karena hujan deras kembali turun dan arus sungai semakin deras, sehingga pencarian dilanjutkan pada hari kedua dengan menyusuri sungai hingga ke muara yang berjarak sekitar 6 kilometer dari lokasi korban pertama kali dilaporkan hilang.
"Pada hari kedua saat pencarian kembali dilanjutkan, kami mendapat laporan dari warga terkait temuan mayat di pinggir Sungai Cisokan, kami langsung meluncur ke lokasi dan dipastikan mayat anak laki-laki adalah Fauzan," kata Andika.
Terkait cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur, pihaknya meminta warga untuk tidak beraktivitas di pinggir sungai atau bibir pantai karena gelombang tinggi kerap melanda perairan di Cianjur terutama pantai selatan.
"Hujan deras hampir setiap hari mengguyur Cianjur, sehingga membuat air sungai dengan cepat meluap dan berarus deras, termasuk pantai selatan dengan gelombang tinggi, kami minta warga untuk sementara hindari beraktivitas di pinggir sungai," katanya.
Sementara saksi mata Arman (36) warga Muara Cisokan, Kecamatan Ciranjang, mengatakan sempat terkejut melihat tubuh korban yang mengambang beberapa meter dari tempatnya sedang memancing, setelah memastikan itu jasad manusia dan warga lainnya melapor ke pihak berwajib.
"Selang beberapa saat setelah laporan masuk, petugas dari Basarnas, BPBD, PMI dan Polair Cianjur, datang ke lokasi untuk memastikan tubuh yang ditemukan merupakan Fauzan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.