AS Kirim Bantuan 38.000 Paket Makanan ke Gaza,

Newswire
Newswire Minggu, 03 Maret 2024 09:57 WIB
AS Kirim Bantuan 38.000 Paket Makanan ke Gaza,

Lokasi pengungsian warga Gaza /Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Amerika Serikat (AS) mengirim bantuan kemanusiaan gelombang pertama ke Jalur Gaza, Palestina. Bantuan kemanusiaan gelombang pertama untuk warga Gaza tersebut dilakukan dengan pesawat angkut militer C-130 Hercules.

Sebanyak 38.000 makanan dikirimkan AS ke Jalur Gaza, Palestina tetapi tidak ada air atau obat-obatan dalam paket bantuan tersebut. Komando Pusat Departemen Pertahanan AS (CENTCOM) dalam laporannya belakangan telah membenarkan informasi pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. 

BACA JUGA : Indonesia Kecam Aksi Brutal Penembakan Warga Sipil oleh Israel di Gaza

"Komando Pusat AS dan Angkatan Udara Kerajaan Yordania melakukan gabungan bantuan kemanusiaan melalui udara ke Gaza untuk memberikan bantuan penting kepada warga sipil yang terkena dampak konflik yang sedang berlangsung," kata CENTCOM, dilansir dari agensi berita Rusia TASS, Minggu (3/3/2024). 

CENTCOM sebelumnya melaporkan rencana misi pengiriman bantuan melalui jalur udara ke Gaza. Sejalan, Presiden AS Joe Biden kemudian mengumumkan keputusannya pada Jumat (1/3/2024) untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, Palestina.  Dia menyampaikan bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza bakal dilakukan melalui jalur udara dalam waktu dekat.  

"Kita perlu berbuat lebih banyak dan Amerika Serikat akan berbuat lebih banyak," kata Biden.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menyalurkan bantuan dalam jumlah besar ke Gaza melalui koridor maritim. Adapun rencana tersebut diumumkan Biden setelah peristiwa ratusan warga Palestina meninggal dunia saat menyerbu truk pengangkut makanan di Jalur Gaza, Palestina. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online