Eks Ketua MK Anwar Usman Tiba di Istana, Soal Wantimpres: Belum Tahu
Eks Ketua MK Anwar Usman tiba di Istana jelang pelantikan Wantimpres. Ia mengaku belum tahu apakah akan dilantik sebagai anggota.
Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu)
Harianjogja.com, TOKYO—Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyiapkan bantuan logistik untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa bermagnitudo 7,6 disertai peringatan tsunami di sepanjang pesisir Barat Jepang.
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi menjelaskan di Tokyo, Kamis (4/1/2024) mengatakan bantuan yang disiapkan adalah 120 paket makanan kemasan siap saji dan sejumlah uang untuk mendukung kebutuhan bahan pangan yang diperlukan WNI yang masih tinggal di tempat penampungan.
Beberapa saat setelah kejadian gempa KBRI Tokyo memantau kondisi WNI melalui alat komunikasi.
Kendala di lapangan muncul karena sejumlah WNI mengalami gangguan pada telepon selular mereka.
Dari informasi dihimpun, masih banyak WNI terdampak di sejumlah tempat penampungan sementara yang didirikan otoritas setempat.
Lebih lanjut, Dubes Heri meminta kepada seluruh WNI di Jepang dapat menginformasikan kerabat atau teman yang belum bisa dihubungi di Ishikawa atau daerah sekitarnya agar dapat segera melaporkan ke KBRI Tokyo atau KJRI Osaka melalui layanan nomor hotline yang tersedia.
Gempa berkekuatan magnitudo sekitar 7.6 skala Jepang (Shindo Scale) melanda prefektur Ishikawa, Jepang pada Senin (1/1) pada pukul 16.10 JST atau 14.10 WIB.
BACA JUGA: Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Kemenlu Sebut 105 WNI Masih Berada di Penampungan
BACA JUGA: Jepang Kembali Diguncang Gempa, Magnitudo 5,5
Gempa juga dirasakan di wilayah Prefektur Niigata, Toyama, Fukui, Nagano, Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita. Gempa telah menyebabkan gelombang tsunami di beberapa wilayah.
KBRI Tokyo dan KJRI Osaka terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menghubungi sejumlah simpul masyarakat di wilayah terdampak untuk memastikan keadaan WNI.
Berdasarkan komunikasi terakhir KBRI Tokyo hingga Rabu (3/1) dengan simpul-simpul masyarakat, didapat informasi baru bahwa terdapat sejumlah WNI yang masih berada di penampungan dan membutuhkan bantuan logistik. Sebelumnya, mereka kesulitan berkomunikasi karena gangguan jaringan.
Dari data sementara, sebanyak 147 orang WNI masih tinggal di tempat penampungan.
Para WNI tersebut tersebar di beberapa titik di Ishikawa.
Untuk wilayah Ogi 38 orang, Suzu 25 orang, Saikai 27 orang, Wajima 5 orang dan Nanao 52 orang. KBRI Tokyo masih terus berkoordinasi dengan simpul masyarakat dan otoritas setempat untuk mengetahui kemungkinan keberadaan WNI di lokasi bencana yang belum terjangkau.
KBRI Tokyo telah menyampaikan imbauan melalui kanal media sosial juga grup-grup pesan singkat agar WNI tetap waspada, memantau informasi dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat. KBRI Tokyo dan KJRI Osaka juga telah mengaktifkan nomor hotline untuk situasi darurat sebagai berikut: KBRI Tokyo: +818035068612, KJRI Osaka: +818031131003.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Ketua MK Anwar Usman tiba di Istana jelang pelantikan Wantimpres. Ia mengaku belum tahu apakah akan dilantik sebagai anggota.
Thomas Tuchel mengungkap kondisi pemain Man City di Timnas Inggris setelah klub dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Premier League.
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang 2026, Jorge Martin merebut pole setelah mengalahkan Marc Marquez di Q2 MotoGP Motegi.
Ancaman seluler makin tertarget di Asia Pasifik. Kaspersky mencatat 15.163 deteksi di Indonesia pada Q1 2026.
Head to head Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda terakhir menang pada 2016 dan tanpa kemenangan dalam 6 laga berikutnya.
Pemerintah membuka registrasi Perlinsos Digital untuk memutakhirkan data calon penerima bansos yang akan digunakan dalam penyaluran bantuan pada 2027. Masyaraka