Tren Konsumsi BBM Melonjak Selama Libut Natal, Begini Rinciannya

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 27 Desember 2023 16:17 WIB
Tren Konsumsi BBM Melonjak Selama Libut Natal, Begini Rinciannya

Ilustrasi pasokan BBM/ Ist

Harianjogja.com, JOGJA– Selama libur Natal 2023, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan konsumsi BBM di Jateng dan DIY.

Berdasarkan catatan Satuan Tugas (Satgas) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, peningkatan tertinggi terjadi pada 23 Desember 2023. Untuk produk Dex Series dan Pertamax Series pada puncak arus libur Natal dengan total volume Dexlite naik hingga 173% dan Dex naik hingga 73%.

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Bentuk Satgas di Jateng-DIY Sambut Libur Nataru

Adapun produk Pertamax naik hingga 44% dan Pertamax Turbo naik hingga 62%. "Seluruh angka tersebut mengalami kenaikan konsumsi bila dibandingkan dengan rerata harian Oktober 2023," ujar Executive General manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Aji Anom Purwasakti, Rabu (27/12/2023).

Dia mengungkapkan penjualan gasoline dan gasoil tertinggi terjadi di SPBU KM 338A yang berada di tol Trans Jawa. Tercatat kenaikan gasoline (bensin) di SPBU tersebut melonjak hingga 666% sementara lonjakan untuk gasoil (BBM mesin diesel) terjadi di SPBU KM 429A yang naik menjadi 119%.

“Sementara untuk puncak arus libur tahun baru kami prediksi akan terjadi pada 30 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 dengan lonjakan konsumsi tetap di jalur tol namun di jalur B atau arah Jakarta,” tutur Aji Anom

Kenaikan ini sudah diprediksi sebelumnya oleh Pertamina mengingat lokasi Jawa Tengah menjadi titik ideal untuk pengisian kendaraan dari jakarta yang telah menempuh jarak lebih dari 250 kilometer.

Dilihat berdasarkan realisasi per kota dan kabupaten, wilayah yang mengalami kenaikan konsumsi tertinggi pada masa libur akhir tahun adalah kota yang berada di jalur pantura yaitu Kabupaten Brebes sebanyak 24% kenaikan. Kemudian disusul oleh Kabupaten Pekalongan 23% dan Kabupaten Batang yaitu 22%.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho turut menambahkan bahwa Pertamina menaruh perhatian khusus pada Jalur Tol Trans Jawa untuk mengurai antrian di SPBU regular, dengan menambahkan 13 titik Kiosk Siaga Pertamina, 87 unit PDS/Motoris untuk jalur non tol, 4 unit PDS/Motoris untuk jalur tol, dan 5 unit Mobil Siaga di exit tol, serta 59 SPBU Kantong.

Guna memastikan layanan tetap optimal, Pertamina mengoperasikan Integrated Enterprise Data & Center Command Center (IEDCC). CCTV di SPBU telah dikoneksikan ke Command Center sehingga stok kritis serta kondisi antrian di SPBU dapat termonitor dan dapat menjadi gambaran kondisi wilayah di Jawa Bagian Tengah.

“Stok di SPBU dapat kami pantau secara realtime melalui sistem tersebut, dan di masa satgas ini kami terus memastikan para wisatawan dan masyarakat yang sedang berlibur akhir tahun dapat terlayani dengan baik,” pungkas Brasto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online