Sempat Viral, Akhirnya Aceh & UNHCR Punya Solusi untuk Rohingnya

Newswire
Newswire Selasa, 05 Desember 2023 22:27 WIB
Sempat Viral, Akhirnya Aceh & UNHCR Punya Solusi untuk Rohingnya

Pengungsi Rohingya. /Reuters-Damir Sagolj

Harianjogja.com, BANDA ACEH—Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki menyatakan sudah berkoordinasi dengan UNHCR untuk menangani imigran Rohingya yang mendarat di Pulau Weh, Kota Sabang.

"Kami sudah bicara dan berkoordinasi dengan pihak UNHCR menyangkut penanganan imigran Rohingya yang tiba di Sabang beberapa hari lalu. Kami juga sampai supaya mereka menyiapkan lokasinya," kata Achmad Marzuki di Banda Aceh, Selasa (5/12/2023).

Sebelumnya, sebanyak 139 imigran Rohingya mendarat di pesisir Pantai Ie Meulee, Kecamatan Suka Jaya, Kota Sabang, Provinsi Aceh, pada Sabtu (2/12/2023) sekira pukul 02.30 WIB.

Pendaratan imigran Rohingya tersebut untuk yang kedua. Pendaratan sebelumnya di Kota Sabang sebanyak 219 imigran pada Selasa (21/11/2023) pukul 23.00. Selanjutnya, 219 imigran tersebut dipindahkan ke tempat penampungan di Kota Lhokseumawe.

Achmad Marzuki mengatakan penanganan imigran Rohingya tersebut dilakukan sesuai kemampuan daerah. Pemerintah Aceh menyurati kementerian terkait dengan bagaimana solusi penanganan selanjutnya imigran Rohingya tersebut.

Baca Juga:

Lagi, 139 Pengungsi Rohingya Mendarat di Sabang dan Mendapat Penolakan Warga

Jokowi Perintahkan Mahfud MD Tangani Pengungsi Rohingya

Sopir Pengangkut Imigran Papua Ditetapkan Jadi Tersangka

"Kami juga terus membangun komunikasi dengan UNHCR dan IOM agar keduanya berperan dalam penanganan imigran tersebut. Kemenko Polhukam dan Kemenkumham juga menyurati kami untuk dicarikan solusi bagaimana penanganan terhadap imigran Rohingya yang ditampung di beberapa tempat di Aceh," katanya.

Menyangkut penolakan masyarakat terhadap kehadiran imigran Rohingya, Achmad Marzuki mengatakan masyarakat sendiri yang mengetahuinya mengapa mereka menolak kehadiran imigran Rohingya. Penolakan tersebut juga ada kaitannya dengan kearifan lokal masyarakatnya.

"Penolakan tersebut tergantung masyarakat dan kearifan lokalnya. Itu yang tahu masyarakatnya. Kami juga meminta daerah terus membangun komunikasi menyangkut penanganan imigran Rohingya tersebut," kata Achmad Marzuki.

Hingga saat ini, ada sebanyak 1.223 imigran Rohingya datang menggunakan kapal kayu ke Provinsi Aceh dalam kurun waktu 14 November hingga 2 Desember 2023. Saat ini, mereka ditampung di sejumlah tempat di Aceh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online