AS Cabut Visa Dubes Brasil, Sengketa Diplomatik dengan Braslia Memana
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
Pengungsi Rohingya. /Reuters-Damir Sagolj
Harianjogja.com, BANDA ACEH—Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki menyatakan sudah berkoordinasi dengan UNHCR untuk menangani imigran Rohingya yang mendarat di Pulau Weh, Kota Sabang.
"Kami sudah bicara dan berkoordinasi dengan pihak UNHCR menyangkut penanganan imigran Rohingya yang tiba di Sabang beberapa hari lalu. Kami juga sampai supaya mereka menyiapkan lokasinya," kata Achmad Marzuki di Banda Aceh, Selasa (5/12/2023).
Sebelumnya, sebanyak 139 imigran Rohingya mendarat di pesisir Pantai Ie Meulee, Kecamatan Suka Jaya, Kota Sabang, Provinsi Aceh, pada Sabtu (2/12/2023) sekira pukul 02.30 WIB.
Pendaratan imigran Rohingya tersebut untuk yang kedua. Pendaratan sebelumnya di Kota Sabang sebanyak 219 imigran pada Selasa (21/11/2023) pukul 23.00. Selanjutnya, 219 imigran tersebut dipindahkan ke tempat penampungan di Kota Lhokseumawe.
Achmad Marzuki mengatakan penanganan imigran Rohingya tersebut dilakukan sesuai kemampuan daerah. Pemerintah Aceh menyurati kementerian terkait dengan bagaimana solusi penanganan selanjutnya imigran Rohingya tersebut.
Baca Juga:
Lagi, 139 Pengungsi Rohingya Mendarat di Sabang dan Mendapat Penolakan Warga
Jokowi Perintahkan Mahfud MD Tangani Pengungsi Rohingya
Sopir Pengangkut Imigran Papua Ditetapkan Jadi Tersangka
"Kami juga terus membangun komunikasi dengan UNHCR dan IOM agar keduanya berperan dalam penanganan imigran tersebut. Kemenko Polhukam dan Kemenkumham juga menyurati kami untuk dicarikan solusi bagaimana penanganan terhadap imigran Rohingya yang ditampung di beberapa tempat di Aceh," katanya.
Menyangkut penolakan masyarakat terhadap kehadiran imigran Rohingya, Achmad Marzuki mengatakan masyarakat sendiri yang mengetahuinya mengapa mereka menolak kehadiran imigran Rohingya. Penolakan tersebut juga ada kaitannya dengan kearifan lokal masyarakatnya.
"Penolakan tersebut tergantung masyarakat dan kearifan lokalnya. Itu yang tahu masyarakatnya. Kami juga meminta daerah terus membangun komunikasi menyangkut penanganan imigran Rohingya tersebut," kata Achmad Marzuki.
Hingga saat ini, ada sebanyak 1.223 imigran Rohingya datang menggunakan kapal kayu ke Provinsi Aceh dalam kurun waktu 14 November hingga 2 Desember 2023. Saat ini, mereka ditampung di sejumlah tempat di Aceh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, biaya perpanjangan SIM, dan layanan Drive Thru MPP Kota Jogja.
Cakupan UHC Bantul turun tipis menjadi 98,67 persen pada Juli 2026. Dinkes memastikan angka tersebut masih di atas target minimal 98 persen dengan dukungan angg
Belanja pegawai Pemkot Jogja masih 35,7 persen dari APBD 2026. BPKAD menekan anggaran melalui pembatasan rekrutmen ASN dan memanfaatkan tingginya angka pensiun
Warga Kalidadap, Selopamioro, Imogiri, Bantul harus menyedot air dari Sendang Wonosari saat kemarau. Sumur mengering dan jaringan air bersih belum menjangkau.
Pemkab Bantul menyiapkan strategi memenuhi batas belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027 dengan meningkatkan PAD, menerapkan zero minus growth ASN, dan mem