BLBI Dinyatakan Lunas, Hardjuno Pertanyakan Hak Tagih Rp110 Triliun
Pemerintah menyatakan kewajiban BLBI Rp218,3 triliun ke BI lunas. Hardjuno menyoroti hak tagih negara dan beban fiskal yang masih perlu dijelaskan.
Para pemenang KJI 2023. /Istimewa-UMY.
Harianjogja.com, JOGJA—Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) 2023 resmi ditutup dengan menetapkan Universitas Brawijaya sebagai juara umum. KJI 2023 telah berhasil mengakomodasi talenta muda Indonesia untuk berkontribusi dalam pembangunan jembatan di masa depan. Hasil karya mahasiswa ini bisa menjadi referensi proyek pembangunan jembatan di Indonesia.
Plt. Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Hendarman mengatakan KJI 2023 menjadi salah satu ajang pengembangan ekosistem dan akuisisi talenta sekaligus amanat dari rencana pembangunan jangka menengah nasional khususnya membangun manajemen talenta nasional.
“Bidang riset dan inovasi yang menjadi bagian dari desain besar manajemen talenta nasional dilandaskan atas kesadaran bahwa mahasiswa adalah talenta muda calon pemimpin bangsa. KJI 2023 memiliki peran penting dalam mengembangkan kreatifitas, inovasi, dan berpikir kiritis bagi mahasiswa dalam melihat permasalahan jembatan di Indonesia,” ujar Hendarman dalam rilisnya.
BACA JUGA : Tol Jogja-Bawen, Konstruksi Jembatan di Atas Selokan Mataram Terus Dikebut
Jembatan merupakan struktur bangunan yang digunakan untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus akibat adanya halangan maupun rintangan. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 2022, jumlah jembatan di Indonesia mencapai lebih dari 18.000 unit.
“Dengan urgensi untuk membangun jembatan di Indonesia yang jumlah unit jembatannya meningkat setiap tahun, melalui KJI 2023 dapat menjadi tempat pembaktian bagi mahasiswa sebagai implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” katanya.
Hasil KJI 2023 kategori jembatan pelengkung, juara harapan 2 Universitas Hasanuddin, juara harapan 1 adalah Politeknik Negeri Ujung Pandang, juara 3 diraih oleh Universitas Gadjah Mada, juara 2 oleh Politeknik Negeri Jakarta, serta juara 1 berhasil didapatkan oleh Universitas Negeri Malang.
Adapun kategori jembatan rangka baja berskala, Universitas Negeri Yogyakarta membawa pulang gelar juara harapan 1, Politeknik Negeri Ujung Pandang berhasil menduduki juara 3, tuan rumah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta meraih juara 2, dan juara 1 didapatkan oleh Universitas Brawijaya.
KJI 2023 juga memberikan penghargaan kepada rancangan jembatan di beberapa aspek. Jembatan terindah diraih oleh Universitas Negeri Malang dari kategori jembatan pelengkung dan Universitas Brawijaya dari kategori jembatan rangka baja berskala. Jembatan dengan kesesuaian dengan rancangan awal terbaik didapatkan Universitas Negeri Jakarta dari kategori jembatan pelengkung dan Politeknik Negeri Ujung Pandang dari kategori jembatan rangka baja berskala.
Adapun jembatan dengan metode konstruksi terbaik adalah jembatan karya Universitas Negeri Malang dari kategori jembatan pelengkung dan Universitas Brawijaya dari kategori jembatan rangka baja berskala.
Wakil Rektor UMY Bidang Akademik, Profesor Sukamta menyatakan hasil jembatan yang telah dirancang para finalis KJI 2023 bisa menjadi inspirasi bagi pejabat publik untuk membangun jembatan berdasarkan model tersebut. “Kami berharap agar pengalaman yang para peserta peroleh selama mengikuti KJI 2023 menjadi awal mula lahirnya ikon kebangsaan nasional khususnya di bidang jembatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyatakan kewajiban BLBI Rp218,3 triliun ke BI lunas. Hardjuno menyoroti hak tagih negara dan beban fiskal yang masih perlu dijelaskan.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage