Vietnam Berencana Bikin Kereta Cepat, Saingi Whoosh

Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari Kamis, 05 Oktober 2023 07:37 WIB
Vietnam Berencana Bikin Kereta Cepat, Saingi Whoosh

Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) saat berada di Stasiun KCJB Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (13/9/2023). Bisnis/Rachman

Harianjogja.com, SOLO—Pemerintah Vietnam disebut berencana membuat kereta cepat yang bisa menyaingi Kereta Cepat Jakarta - Bandung (Whoosh) milik Indonesia.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan Kereta Cepar Whoosh pada 2 Oktober 2023 kemarin.

Dalam sambutannya, orang no.1 di Indonesia tersebut mengatakan bahwa Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang punya kecepatan 350 km/jam menjadi kereta tercepat di Asia Tenggara.

Pernyataan Jokowi ini tidak berlebihan. Dilansir dari Future South Asia, Kereta Cepat Jakarta - Bandung memang memiliki kecepatan yang fantastis jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya.

Laos misalnya. Negara sahabat RI tersebut sempat menjadi negara yang memiliki kereta cepat tercepat di Asia Tenggara sebelum Whoosh muncul.

BACA JUGA: Proyek Kereta Cepat Baru, Jakarta-Surabaya Hanya 3,5 Jam

Kereta Cepat milik Laos yang dikenal dengan nama Kereta Api Boten–Vientiane memiliki kecepatan hingga 160 km/jam. Kecepatan Kereta Api milik Laos tersebut sama dengan kereta cepat milik Malaysia, KLIA Ekspress, yang juga memiliki kecepatan hingga 160 km/jam.

Akan tetapi, posisi Whoosh sebagai kereta tercepat di Asia Tenggara terancam. Sebab Vietnam memiliki rencana membangun kereta tercepat di ASEAN yang bisa menyaingi Whoosh.

Kereta cepat yang dimaksud sementara ini diberi nama North-South Expres yang juga akan mencapai kecepatan hingga 350 km/jam.

Apa itu North-South Expres?

Sumber: Bisnis.com

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online