Cak Imin Sebut Food Estate Era Jokowi Gagal, Usul Manajemen Bisnis Rakasasa

Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak Rabu, 27 September 2023 15:17 WIB
Cak Imin Sebut Food Estate Era Jokowi Gagal, Usul Manajemen Bisnis Rakasasa

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyebut proyek food estate alias lumbung pangan era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) gagal dan membuat Indonesia swasembada pangan.

Cak Imin pun meyakini swasembada pangan dapat terwujud dengan melalui program yang berbeda. Dia mengusulkan agar pemerintah yang mengorganisir lahan pertanian rakyat.

"Food estate terbukti gagal, maka jalan cepat yang harus dilakukan adalah mengintensifikasi tanah-tanah pertanian punya rakyat, diorganisir dengan manajemen bisnis raksasa pangan nasional," ujar Cak Imin usai Seminar MKD DPR RI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2023).

Dengan begitu, lanjutnya, produktivitas pangan bisa digerakkan secara masif. Menurutnya, food estate gagal melakukan itu.

BACA JUGA: Operasi Pasar, 2 Pasar Tradisional di Bantul Digelontor Beras

Cak Imin percaya jika lahan rakyat diolah pemerintah melalui perusahaan raksasa maka hasil pertanian dapat diintensifikasi.

"Maka pemilik tanah-tanah kecil bisa digabungkan dalam satu koordinasi seperti pengelolaan perusahaan, dan pemerintah yang memimpin," lanjutnya

Bakal calon wakil presiden dari Koalisi Perubahan ini meyakini, jika pemerintah tidak memimpin pengelola lahan pertanian rakyat maka Indonesia akan terus mengimpor hasil pertanian dari luar negeri.

"Negara-negara produsen pun satu titik tertentu akibat el-Nino, krisis pangan global akan tidak mengekspor barang ke kita. Kalau kita tidak bisa impor, kita makan dari mana? Kecuaki kita berswasembada," jelas Cak Imin 

Sumber: Bisnis.com

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online