Harga Beras Meroket Lagi, Ini Penyebabnya
Harga beras kembali melambung pada paruh kedua 2024 setelah sebelumnya sempat menurun. Perum Bulog pun menjelaskan penyebab tingginya harga beras.
Aktivitas perdagangan beras di Pasar Induk Cipinang, Kamis (10/8/2023)./ BISNIS - Dwi Rachmawati
Harianjogja.com, JAKARTA—Mayoritas harga komoditas pangan mengalami kenaikan rata-rata secara nasional seperti beras, kedelai, bawang putih, telur ayam, gula pasir konsumsi, minyak goreng, tepung terigu, jagung dan garam.
Menyitir data panel harga pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), rata-rata harga beras medium hari ini per 14 September 2023 pukul 10.10 WIB telah naik 0,65 persen menjadi Rp12.890 per kilogram. Begitupun harga beras kualitas premium naik 1,46 persen menjadi Rp14.640 per kilogram.
Harga beras medium telah naik makin signifikan menjauhi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dalam Perbadan No.7/2023 sebesar Rp10.900 - Rp11.800 per kilogram untuk beras medium.
Sementara itu, harga serealia lainnya seperti kedelai dan jagung juga kompak naik. Harga kedelai impor hari ini naik 0,15 persen menjadi Rp12.960 per kilogram, dan harga jagung naik 2,21 persen menjadi Rp6.940 per kilogram. Harga jagung di peternak telah melonjak dari harga acuan pembelian (HAP) yang ditetapkan dalam Perbadan No.5/2022 sebesar Rp5.000 per kilogram.
BACA JUGA: Impor Beras Diklaim Terukur, Bapanas: Tidak Menjatuhkan Harga di Petani
Adapun harga komoditas pangan sumber protein hewani yakni daging sapi murni dan telur ayam terpantau naik. Harga daging sapi murni naik 0,98 persen menjadi Rp136.060 per kilogram dan telur ayam naik harganya 0,83 persen menjadi Rp29.190 per kilogram.
Harga minyak goreng kemasan sederhana maupun curah terpantau naik. Minyak goreng kemasan sederhana harganya naik 0,11 persen menjadi Rp17.540 per liter dan minyak goreng curah harganya naik 0,75 persen menjadi Rp14.750 per liter.
Lebih lanjut, harga tepung terigu dan garam juga mengalami kenaikan. Harga tepung terigu curah naik 0,46 persen menjadi Rp11.030 per kilogram dan garam halus beryodium harganya naik 0,95 persen menjadi Rp11.680 per kilogram.
Adapun komoditas pangan yang terpantau mengalami penurunan harga antara lain bawang merah, cabai-cabaian dan daging ayam. Bawang merah masih mengalami harga yang anjlok sejak memasuki pertengahan Agustus. Rata-rata harga bawang merah saat ini berada di level Rp24.040 per kilogram atau turun 0,21 persen.
Begitupun komoditas cabai merah keriting turun 0,5 persen menjadi Rp37.820 per kilogram dan cabai rawit merah turun 0,03 persen menjadi Rp34.690 per kilogram. Adapun harga daging ayam mengalami penurunan 0,4 persen menjadi Rp35.070 per kilogram.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga beras kembali melambung pada paruh kedua 2024 setelah sebelumnya sempat menurun. Perum Bulog pun menjelaskan penyebab tingginya harga beras.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.