Standar Pelayanan Jalan Tol Diperketat, Aturan Baru Terbit Oktober
Kementerian PU mematangkan Permen SPM jalan tol. Operator wajib memenuhi standar pelayanan sebelum mendapat penyesuaian tarif.
Tol Serang-Panimbang ruas 1 Serang-Rangkasbitung./Kementerian PUPR
Harianjogja.com, JAKARTA—Proyek Jalan Tol Serang - Panimbang ditargetkan akan rampung pada pertengahan 2024. Kendati demikian, dalam laporan terbarunya pembangunan jalan tol ini masih menghadapi masalah pendanaan.
Kendala tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian. Dia menjelaskan bahwa saat ini proyek Jalan Tol Serang - Panimbang masih kekurangan anggaran mencapai Rp5 triliun.
"Serang-Panimbang itu kan kita ada kekurangan anggaran sekitar Rp5 triliun, jadi kita lagi cari pinjaman" kata Hedy dikutip Minggu (10/9/2023).
BACA JUGA : Tol Jogja Bawen Bakal Beroperasi 2024, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
Lebih lanjut, Hedy menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus mencari suntikan pembiayaan untuk merampungkan proyek jalan tol tersebut, baik melalui kredit atau pun melalui pembiayaan dalam negeri (PDN).
Seiring dengan hal tersebut, Hedy menjelaskan adanya kemungkinan capaian progres hingga realisasi target konstruksi Tol Serang - Panimbang akan mengalami perlambatan.
Hedy juga menjelaskan, pengadaan pembiayaan untuk penyelesaian proyek Jalan Tol Serang - Panimbang dipandang penting guna mendukung konektivitas Tol Serang - Panimbang Seksi II yang telah terlebih dahulu diresmikan.
"Kalau yang seksi 3 nya tidak selesai kan percuma, artinya harus sinkron. Jadi, memang agak slow down [progresnya] karena kita sedang mencari pembiayaannya, tapi insyaallah nanti tahun depan akan mulai konstruksi yang sisa dari seksi 3," ujar Hedy.
BACA JUGA : Pengelola Tol Jogja Solo dan Jogja Bawen Libatkan Kejati DIY untuk Pengawasan
untuk diketahui, sebelumnya Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menuturkan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan Jalan Tol Serang - Panimbang Seksi 2 dan Seksi 3 akan rampung pada pertengahan 2024.
Jalan Tol Serang - Panimbang memiliki total panjang 83,67 kilometer yang terbagi menjadi 3 Seksi. Di mana, Seksi 1 sepanjang 26,50 km yang menghubungkan Serang – Rangkasbitung telah beroperasi sejak 2021.
Adapun, Seksi 2 sepanjang 24,17 km yang menghubungkan Rangkasbitung-Cileles hingga awal Agustus lalu progres konstruksinya mencapai 52,45 persen. Sementara itu, Seksi 3 sepanjang 33 km yang menghubungkan Cileles – Panimbang progres konstruksinya dilaporkan mencapai 13,84 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kementerian PU mematangkan Permen SPM jalan tol. Operator wajib memenuhi standar pelayanan sebelum mendapat penyesuaian tarif.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.